BISNIS.HOTNEWS.ID - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) saat ini tengah intensif mengkaji berbagai alternatif skema pembiayaan untuk rencana strategis PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) dalam mengakuisisi 50 unit pesawat Boeing baru. Langkah ini merupakan bagian integral dari kajian mendalam yang dilakukan untuk masa depan sektor penerbangan nasional Indonesia.

Keputusan untuk mencari opsi pembiayaan terbaik ini didorong oleh kebutuhan mendesak dalam memodernisasi dan memperkuat kapasitas operasional maskapai BUMN tersebut. Akuisisi 50 pesawat Boeing ini diproyeksikan akan memberikan dampak signifikan pada peningkatan layanan penerbangan domestik dan internasional.

Chief Operating Officer Danantara, Dony Oskaria, menyampaikan bahwa kajian pembiayaan yang sedang berjalan ini mencakup berbagai skenario pendanaan yang paling efisien. Fokus utama adalah memastikan keberlanjutan finansial serta keuntungan jangka panjang bagi Garuda Indonesia.

Salah satu opsi pembiayaan yang sedang dipertimbangkan secara serius oleh Danantara adalah kemungkinan pendirian perusahaan leasing pesawat yang sepenuhnya dimiliki oleh badan investasi tersebut. Hal ini menunjukkan keseriusan dalam mencari struktur pendanaan yang paling menguntungkan.

"Kajian tersebut mencakup kemungkinan bagi Danantara untuk mendirikan perusahaan leasing pesawat tersendiri," ujar Dony Oskaria, menggarisbawahi salah satu alternatif pembiayaan yang sedang dieksplorasi.

Pendirian perusahaan leasing internal ini diharapkan dapat memberikan fleksibilitas lebih besar dalam pengelolaan aset pesawat dan potensi penghematan biaya operasional bagi Garuda Indonesia di masa mendatang. Tujuannya adalah mencapai skema pembiayaan yang paling optimal.

Usaha ini dilakukan sebagai bagian dari upaya mencari skema pembiayaan yang paling optimal dan menguntungkan bagi maskapai pelat merah tersebut. Ini menunjukkan pendekatan proaktif Danantara dalam memastikan keberhasilan restrukturisasi dan pengembangan armada GIAA.

Kajian strategis ini mencerminkan komitmen pemerintah melalui Danantara untuk memastikan bahwa industri penerbangan Indonesia memiliki landasan operasional yang kuat dan didukung oleh sumber daya finansial yang solid. Proses ini diharapkan segera mencapai kesimpulan untuk akselerasi rencana pembelian pesawat.

Dilansir dari TREN.BISNISMARKET.COM, perkembangan kajian pembiayaan ini menjadi sorotan penting bagi industri aviasi nasional, mengingat peran strategis Garuda Indonesia sebagai maskapai utama negara.