BISNIS.HOTNEWS.ID - Grab telah mengukuhkan posisinya sebagai pengendali utama PT Super Bank Indonesia Tbk (SUPA), setelah berhasil mengakuisisi lebih dari 50% saham perusahaan tersebut. Langkah strategis ini menggarisbawahi komitmen Grab dalam memperkuat kapabilitas layanan keuangan mereka di pasar Indonesia.
Penguasaan mayoritas saham ini terealisasi melalui serangkaian transaksi korporasi yang dilaksanakan pada bulan Mei 2026. Transaksi tersebut melibatkan entitas seperti A5-DB Holdings dan GXS Pte. Ltd. dalam ekosistem Grab.
Aksi korporasi ini secara spesifik bertujuan untuk memperluas akses pembiayaan dan secara signifikan mendorong upaya inklusi keuangan yang lebih luas di seluruh Indonesia. Informasi ini diperoleh pada hari Minggu, 7 Juni 2026.
Peningkatan signifikan dalam kepemilikan saham ini bertepatan dengan performa keuangan Superbank yang menunjukkan tren positif luar biasa. Bank digital tersebut berhasil membukukan laba sebelum pajak sebesar Rp142 miliar untuk periode empat bulan yang berakhir pada 30 April 2026.
Angka laba tersebut menandakan lonjakan fantastis sebesar 1.529% jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Hal ini menunjukkan efektivitas integrasi strategis antara layanan Grab dan Superbank.
Presiden Direktur Superbank, Tigor M. Siahaan, menyambut baik peningkatan kepercayaan yang diberikan oleh Grab ini sebagai validasi atas arah strategi pertumbuhan yang telah dijalankan. Dukungan dari ekosistem raksasa teknologi tersebut dinilai krusial untuk mempermudah akses layanan perbankan.
"Ke depan, kami akan terus memperkuat inovasi produk, memperluas akses pembiayaan yang bertanggung jawab, serta menghadirkan pengalaman perbankan digital yang semakin seamless bagi jutaan masyarakat Indonesia,” kata Tigor M. Siahaan.
Lebih lanjut, dari sisi intermediasi, kinerja penyaluran kredit Superbank juga mencatatkan pertumbuhan impresif. Pada periode April 2026, penyaluran kredit bank tersebut melonjak sebesar 55% secara tahunan (year-on-year).
Motor utama pertumbuhan kredit ini didorong oleh integrasi erat Superbank dengan ekosistem layanan Grab dan juga OVO yang telah memiliki basis pengguna yang besar. Salah satu produk unggulan yang sangat diminati adalah fitur Pinjaman Atur Sendiri.