BISNIS.HOTNEWS.ID - Presiden Prabowo Subianto baru-baru ini menyampaikan pesan penting yang ditujukan secara khusus kepada para pengusaha muda di Indonesia. Pesan ini menekankan pentingnya rasa nasionalisme dan tanggung jawab sosial dalam menjalankan dunia usaha.

Pesan tersebut disampaikan dalam sebuah forum resmi yang dihadiri oleh para pelaku usaha dari kalangan generasi muda. Hal ini menunjukkan perhatian pemerintah terhadap peran strategis pengusaha muda dalam pembangunan ekonomi nasional.

Presiden Prabowo secara eksplisit mengingatkan para pengusaha muda untuk menjalankan bisnis dengan semangat patriotik yang tinggi. Patriotisme ini diharapkan menjadi landasan utama dalam setiap keputusan bisnis yang mereka ambil di masa mendatang.

Salah satu poin krusial yang ditekankan adalah larangan keras untuk memindahkan atau membawa lari kekayaan hasil usaha ke luar negeri. Ini merupakan penegasan komitmen bahwa keuntungan harus berputar untuk kemajuan dalam negeri.

"Sebaik-baiknya pengusaha adalah yang memupuk kekayaannya untuk membantu memajukan Indonesia bukan mencari untung sendiri dengan membawa hasil keuntungan ke luar negeri," ujar Presiden Prabowo Subianto. Pernyataan ini menggarisbawahi filosofi kewirausahaan yang berorientasi pada pembangunan bangsa.

Penyampaian pesan penting ini terjadi saat Presiden berpartisipasi dalam acara Musyawarah Nasional (Munas) HIPMI ke-XVIII. Lokasi acara tersebut diselenggarakan di Lampung, menjadi saksi atas arahan strategis ini.

Waktu spesifik penyampaian pidato tersebut adalah pada hari Rabu, tanggal 10 Juni 2026. Informasi mengenai acara dan pidato tersebut juga disiarkan secara langsung melalui kanal resmi Sekretariat Presiden di platform YouTube.

Hal ini mengindikasikan bahwa arahan tersebut bukan sekadar pidato biasa, melainkan arahan strategis yang diharapkan dapat menjadi pedoman bagi ekosistem bisnis muda Indonesia ke depan.

Dikutip dari siaran resmi kepresidenan, pesan ini bertujuan agar para pengusaha muda memahami bahwa kesuksesan mereka harus sejalan dengan kemakmuran kolektif bangsa Indonesia.