BISNIS.HOTNEWS.ID - Presiden terpilih, Prabowo Subianto, menunjukkan perhatian serius terhadap kebutuhan fasilitas pendidikan dasar, khususnya bagi Sekolah Rakyat, dengan mendorong percepatan ketersediaan ruang belajar. Inisiatif ini muncul sebagai respons terhadap temuan mengenai kekurangan fasilitas di beberapa daerah.
Pernyataan ini disampaikan langsung oleh beliau saat melakukan kunjungan kerja ke Sekolah Rakyat Menengah Pertama 17 yang berlokasi di Tabanan, Bali, baru-baru ini. Kunjungan tersebut bertujuan untuk memantau langsung kondisi riil di lapangan terkait fasilitas pendidikan.
Saat berada di lokasi, Presiden Prabowo menerima informasi krusial mengenai kondisi Sekolah Rakyat di Bali dari Menteri Sosial. Informasi tersebut menjadi pemicu utama bagi keluarnya arahan strategis dari pucuk pimpinan negara ini.
"Baru ada satu Sekolah Rakyat di Bali, bahkan di satu sekolah itu muridnya jauh lebih banyak daripada kapasitasnya," ujar Menteri Sosial Saifulah Yusuf alias Gus Ipul, merangkum temuan yang disampaikan kepada Presiden.
Menanggapi situasi kepadatan murid yang melebihi kapasitas tersebut, Presiden Prabowo segera mengeluarkan instruksi penting kepada jajaran kementerian dan lembaga terkait. Instruksi tersebut berfokus pada pemanfaatan aset negara yang belum optimal.
Beliau secara spesifik meminta agar kementerian dan lembaga meminjamkan aset bangunan milik pemerintah yang saat ini sedang menganggur atau kurang dimanfaatkan. Aset tersebut akan dialihfungsikan sementara sebagai bangunan untuk Sekolah Rakyat.
Langkah peminjaman aset ini diharapkan dapat menjadi solusi cepat untuk mengatasi kekurangan ruang kelas sambil menunggu pembangunan fasilitas permanen rampung. Hal ini menunjukkan pendekatan pragmatis dalam mengatasi masalah kekurangan infrastruktur pendidikan.
Selain itu, Presiden juga memberikan panduan kepada pemerintah daerah mengenai langkah-langkah jangka pendek dan menengah. Beliau berpesan agar kepala daerah segera mengambil tindakan konkret dalam menyediakan lahan yang dibutuhkan.
"Dia bahkan menawarkan bantuan dari pemerintah pusat untuk mencari lahan yang cocok," jelas sumber yang mendampingi kunjungan tersebut, menyoroti kesediaan dukungan penuh dari pusat.