BISNIS.HOTNEWS.ID - PT Niramas Utama Tbk, perusahaan yang dikenal luas dengan merek dagang JELI, telah menyatakan kesiapannya untuk melangkah ke pasar modal melalui penawaran saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI). Langkah korporasi ini merupakan bagian penting dari roadmap pengembangan perusahaan ke depan.
Perusahaan yang memiliki rekam jejak selama 35 tahun di industri ini memutuskan untuk melakukan IPO sebagai upaya strategis dalam mengamankan pendanaan jangka panjang. Tujuan utama dari aksi korporasi ini adalah untuk memperkuat posisi dan memperluas kapasitas operasional mereka.
Dalam rencana penawaran saham tersebut, JELI berencana melepas sebanyak 350.000.000 lembar saham kepada publik investor. Jumlah saham yang ditawarkan ini setara dengan porsi 25,93% dari total modal ditempatkan perusahaan saat ini.
Aksi korporasi ini menunjukkan komitmen perusahaan untuk bertransformasi dan meningkatkan tata kelola perusahaan seiring dengan ekspansi bisnis yang direncanakan. Peningkatan modal ini diharapkan dapat mengakselerasi pertumbuhan bisnis di sektor makanan dan minuman berbasis kelapa.
Perusahaan yang bergerak di sektor makanan dan minuman berbasis kelapa ini memiliki portofolio produk yang beragam, termasuk produk jeli yang menjadi andalannya. Rencana IPO ini secara spesifik ditujukan untuk mendukung berbagai inisiatif bisnis perusahaan di masa mendatang.
"Perusahaan yang telah berkiprah selama 35 tahun ini menawarkan saham sebagai bagian dari strategi pengembangan bisnis jangka panjang mereka," sebagaimana dikutip dari Tren.Bisnismarket.com.
Rencana pelepasan 350 juta lembar saham tersebut, yang merepresentasikan sekitar seperempat dari modal ditempatkan, menandakan upaya serius perusahaan dalam meningkatkan likuiditas dan transparansi kepemilikan. Penawaran ini dijadwalkan akan dilaksanakan pada tahun 2026 mendatang.
Dengan target dana yang akan dihimpun melalui IPO ini, PT Niramas Utama Tbk berharap dapat mengoptimalkan peluang pasar dan menghadapi persaingan industri yang semakin ketat. Langkah ini diharapkan memberikan suntikan dana segar yang signifikan bagi operasional perusahaan.
Dilansir dari Tren.Bisnismarket.com, perusahaan yang dikenal dengan kode saham JELI ini secara resmi mengumumkan kesiapan mereka untuk melantai di bursa saham.