BISNIS.HOTNEWS.ID - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang baru saja diluncurkan, kini mendapat sorotan dari Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru dilantik, Sudaryono. Ia memandang program ini memiliki dimensi yang lebih luas dari sekadar pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat.

Menurut Sudaryono, yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Pertanian, program MBG memiliki potensi besar untuk memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi Indonesia. Salah satu sektor yang diprediksi akan merasakan manfaatnya adalah pertanian.

Hal ini dikarenakan, program MBG diperkirakan akan mampu menyerap hasil panen dari para petani. Dengan demikian, mata rantai pasok pertanian dapat berjalan lebih lancar dan menguntungkan.

Kepala BGN mengungkapkan bahwa program Makan Bergizi Gratis ini memiliki skala yang sangat besar dan didukung oleh anggaran yang tidak sedikit. Skala dan jangkauan program ini diibaratkan seperti karakter ikonik dalam permainan video.

"Program ini sangat besar dan memiliki anggaran yang besar. Karakteristiknya seperti karakter gim Pacman yang mulutnya selalu terbuka dan memakan apapun di depannya," ujar Sudaryono.

Pernyataan ini mengindikasikan bahwa program MBG memiliki daya serap yang tinggi terhadap berbagai sumber daya, termasuk produk pertanian.

Dikutip dari sumber aslinya, Sudaryono menekankan bahwa efek positif program ini tidak hanya berhenti pada pemberian gizi, tetapi meluas hingga ke ranah perekonomian nasional.

Sebagai seorang yang memiliki latar belakang di sektor pertanian, Sudaryono sangat memahami potensi besar yang dapat digali dari program MBG. Ia melihatnya sebagai peluang untuk meningkatkan kesejahteraan petani.

Lebih lanjut, ia menyoroti bagaimana program ini nantinya akan memberikan dampak ekonomi yang besar di sektor pertanian. Penyerapan hasil panen menjadi salah satu contoh konkret yang ia sebutkan.