BISNIS.HOTNEWS.ID - Mata uang Rupiah berhasil mencatatkan penguatan yang signifikan pada penutupan perdagangan Kamis, 16 Juli 2026. Penguatan ini menandai sebuah pencapaian penting bagi mata uang Garuda di pasar valuta asing.
Secara spesifik, nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) berhasil ditutup pada level Rp17.980 per Dolar AS. Angka ini menunjukkan kemajuan yang konsisten dalam beberapa waktu terakhir.
Penguatan Rupiah ini terjadi seiring dengan tren pelemahan Dolar AS yang masih berlanjut di pasar global. Fenomena ini memberikan dorongan tambahan bagi apresiasi mata uang lokal.
Pencapaian pada level Rp17.980 per Dolar AS juga menandai keluarnya Rupiah dari ambang psikologis Rp18.000. Hal ini merupakan level terkuat yang dicapai oleh Rupiah dalam sepekan terakhir.
"Nilai tukar rupiah menunjukkan performa impresif dengan ditutup menguat tajam terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis, 16 Juli 2026," demikian informasi yang disampaikan.
"Penguatan ini terjadi di tengah tren pelemahan dolar AS yang masih berlanjut di pasar global," tambah pernyataan tersebut.
Berdasarkan data yang dihimpun dari Refinitiv, mata uang Garuda berhasil mengukuhkan posisinya. Hal ini menunjukkan adanya kepercayaan pasar terhadap stabilitas ekonomi Indonesia.
"Mata uang Garuda berhasil mengukuhkan posisinya di level Rp17.980 per dolar AS," demikian bunyi laporan tersebut.
"Pencapaian ini menandai keluarnya rupiah dari ambang psikologis Rp18.000 per dolar AS dan menjadi level terkuatnya dalam sepekan terakhir," pungkas informasi tersebut.