BISNIS.HOTNEWS.ID - PT PP Properti Tbk (PPRO) berhasil menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) untuk Tahun Buku 2025 di Jakarta pada Kamis, 4 Juni 2026, dengan menyetujui enam agenda utama yang telah diajukan. Keputusan strategis dalam rapat tersebut mencakup persetujuan terhadap berbagai laporan pertanggungjawaban kinerja perusahaan sepanjang tahun sebelumnya.

Salah satu keputusan penting yang disepakati pemegang saham adalah mempertahankan susunan Direksi dan Dewan Komisaris yang menjabat saat ini. Keputusan ini mengindikasikan adanya kepercayaan terhadap kepemimpinan yang ada dalam mengawal strategi perusahaan ke depan.

Dalam RUPST tersebut, pemegang saham juga memberikan pengesahan terhadap Laporan Tahunan serta Laporan Keuangan Konsolidasian untuk Tahun Buku 2025. Selain itu, rapat juga memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab penuh kepada seluruh jajaran Direksi dan Dewan Komisaris atas tugas pengurusan dan pengawasan yang telah dilaksanakan selama periode tersebut.

Agenda lain yang disetujui adalah penetapan remunerasi untuk Tahun Buku 2026, termasuk gaji, honorarium, fasilitas, dan tunjangan bagi para pengurus Perseroan. Penetapan ini juga mencakup remunerasi atas kinerja yang telah dicapai oleh pengurus selama Tahun Buku 2025.

Pemegang saham juga menyepakati pemilihan Akuntan Publik atau Kantor Akuntan Publik (KAP) yang akan bertugas mengaudit laporan keuangan konsolidasian Perseroan untuk Tahun Buku 2026. Keputusan ini merupakan bagian dari upaya menjaga kualitas dan transparansi pelaporan keuangan perusahaan.

RUPST ini juga mengagendakan persetujuan atas perubahan Anggaran Dasar Perseroan, serta pendelegasian kewenangan persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) Tahun 2027 dari RUPS kepada pihak yang ditunjuk. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dalam pengambilan keputusan operasional.

Sepanjang Tahun Buku 2025, PPRO berhasil membukukan pendapatan usaha sebesar Rp323,2 miliar, menunjukkan capaian kinerja operasional yang solid. Perseroan juga menunjukkan disiplin dalam pengelolaan struktur permodalan, tercermin dari indikator gearing ratio yang berhasil dijaga pada level 86,92% dari target yang ditetapkan.

Laporan Keuangan Konsolidasian Tahun Buku 2025 milik PPRO telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar dan Rekan (RSM Indonesia) dan memperoleh opini "Wajar Dalam Semua Hal yang Material". Hal ini menegaskan kualitas dan keandalan catatan keuangan perusahaan.

Direktur Utama PT PP Properti Tbk, Dyah Rahadyannie, menyampaikan bahwa manajemen terus mengimplementasikan berbagai langkah perbaikan guna memperkuat fundamental usaha dan meningkatkan nilai tambah secara berkelanjutan.