BISNIS.HOTNEWS.ID - Perjalanan ibadah umrah kini semakin terintegrasi di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Seluruh layanan keberangkatan jemaah umrah rombongan telah sepenuhnya berpindah ke Terminal Khusus Haji dan Umrah di Terminal 2F.
Proses perpindahan ini merupakan implementasi kebijakan yang dilakukan secara bertahap oleh PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports. Tahap awal pemindahan layanan telah dimulai sejak tanggal 1 Juli 2026.
Kini, semua maskapai yang memiliki rute penerbangan untuk jemaah umrah telah beroperasi dari Terminal 2F. Hal ini menandai rampungnya seluruh tahapan perpindahan fasilitas pelayanan keberangkatan umrah.
General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Heru Karyadi, menyatakan bahwa kelancaran proses transisi ini adalah hasil kerja sama yang solid. Kolaborasi ini melibatkan berbagai pihak penting dalam ekosistem penerbangan dan ibadah umrah.
"Alhamdulillah seluruh tahapan perpindahan layanan keberangkatan jemaah umrah rombongan ke Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F telah berjalan dengan lancar," ujar Heru Karyadi.
Ia menambahkan, "Kami mengapresiasi dukungan seluruh stakeholder yang telah memastikan proses transisi berlangsung tertib dan pelayanan kepada para jemaah tetap berjalan optimal," imbuhnya.
Keterlibatan regulator, maskapai penerbangan, perusahaan layanan darat (ground handling), serta Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) menjadi kunci keberhasilan perpindahan ini. Seluruh pemangku kepentingan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta berperan aktif.
Perpindahan ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan kenyamanan bagi para jemaah yang akan menunaikan ibadah umrah. Dengan terpusatnya layanan, diharapkan proses check-in dan boarding dapat berjalan lebih lancar.
Penyelesaian perpindahan ini merupakan pencapaian penting bagi manajemen bandara. Hal ini menunjukkan komitmen Angkasa Pura Indonesia dalam memberikan pelayanan terbaik bagi pengguna jasa, khususnya jemaah umrah.