BISNIS.HOTNEWS.ID - PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) telah mengonfirmasi kesiapannya untuk mendistribusikan dividen final kepada para pemegang saham. Pembagian dividen ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memberikan imbal hasil atas kinerja keuangan tahun buku 2025.

Keputusan pembagian dividen final senilai Rp114 per saham ini telah disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST). Rapat tersebut diselenggarakan di Jakarta pada hari Kamis, 04 Juni 2026, sebagaimana disampaikan oleh manajemen perusahaan.

Informasi resmi mengenai rencana pembayaran ini disampaikan langsung oleh Presiden Direktur UNVR, Benjie Yap. Rencananya, pembayaran dividen final tersebut akan terealisasi dan didistribusikan kepada pemegang saham yang memenuhi syarat pada tanggal 30 Juni 2026.

"Rencana pembagian dividen ini disetujui para pemegang saham UNVR dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang dilaksanakan di Jakarta, Kamis (04/6/2026),” kata Benjie Yap.

Kinerja keuangan tahun 2025 menjadi dasar perhitungan dividen yang dibagikan perseroan. Dalam periode tersebut, UNVR berhasil mencatatkan penjualan bersih sebesar Rp31,9 triliun.

Laba bersih yang dihasilkan dari operasi yang dilanjutkan (tidak termasuk segmen Es Krim dan Teh SariWangi) mencapai angka Rp3,5 triliun. Angka ini menjadi dasar perhitungan rasio pembayaran dividen tahun buku 2025.

Secara keseluruhan, untuk tahun buku 2025, UNVR telah menetapkan total dividen sebesar Rp201 per saham. Angka ini merefleksikan rasio pembayaran dividen (Payout Ratio) sebesar 100% dari laba bersih yang diperoleh perusahaan.

Sebelumnya, perusahaan telah melakukan pembayaran dividen interim sebesar Rp87 per saham, yang nilainya setara dengan total Rp3,304 triliun. Pembayaran dividen interim ini telah didistribusikan pada 30 Desember 2025.

Dengan demikian, penambahan dividen final sebesar Rp114 per saham (total Rp4,329 triliun) akan melengkapi total pembayaran dividen tahun buku 2025 menjadi Rp7,634 triliun. Jumlah tersebut menunjukkan komitmen berkelanjutan perusahaan kepada investor.