BISNIS.HOTNEWS.ID - Pergerakan harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) tercatat mengalami sedikit peningkatan sepanjang pekan perdagangan tanggal 20 hingga 25 Juli 2026. Kenaikan ini memberikan gambaran fluktuasi nilai logam mulia di pasar domestik.

Secara spesifik, emas Antam 24 karat berhasil mencatatkan kenaikan sebesar Rp 2.000 per gram selama periode tersebut. Angka ini menunjukkan tren positif yang dialami oleh emas sebagai salah satu instrumen investasi yang diminati.

Berdasarkan data yang dihimpun dari situs resmi Logam Mulia Antam pada Minggu, 26 Juli 2026, harga emas Antam menunjukkan dinamika yang menarik. Dalam rentang waktu sepekan, nilai tertinggi yang berhasil ditembus adalah Rp 2.640.000 per gram.

Namun, di sisi lain, harga emas Antam juga sempat menyentuh titik terendah dalam sepekan itu. Level terendah yang tercatat adalah Rp 2.601.000 per gram, menunjukkan adanya volatilitas dalam rentang waktu tersebut.

Perdagangan emas Antam pada awal pekan, tepatnya Senin, 20 Juli 2026, dibuka pada angka Rp 2.610.000 per gram. Angka pembukaan ini menjadi patokan awal pergerakan harga emas di minggu tersebut.

Memasuki akhir pekan perdagangan, tepatnya pada Sabtu, 25 Juli 2026, harga emas Antam ditutup pada level Rp 2.612.000 per gram. Penutupan ini mengkonfirmasi adanya kenaikan tipis dibandingkan dengan harga pembukaan.

"Sepanjang perdagangan 20-25 Juli 2026, harga emas Antam 24 karat naik sebesar Rp 2.000 per gram," demikian informasi yang tercantum dalam situs Logam Mulia Antam.

"Jika dilihat pergerakan secara sepekan, harga emas menembus angka tertinggi di level Rp 2.640.000 per gram. Namun, sempat menyentuh level terendah di angka Rp 2.601.000 per gram," tambah situs Logam Mulia Antam.

"Harga emas Antam mengawali pekan, Senin (20/7) di level Rp 2.610.000 per gram. Lalu, menutup perdagangan pekan di level Rp 2.612.000 per gram pada Sabtu (25/7). Dengan begitu, harganya naik Rp 2.000 per gram," demikian penjelasan lebih lanjut dari situs Logam Mulia Antam.