BISNIS.HOTNEWS.ID - Memasuki pertengahan pekan, dinamika harga kebutuhan pokok di pasar nasional menunjukkan tren yang beragam dan menarik untuk dicermati oleh konsumen dan pelaku usaha. Beberapa komoditas esensial terpantau mengalami tekanan kenaikan harga, sementara komoditas lainnya justru menunjukkan tren penurunan yang cukup signifikan.

Kenaikan harga terlihat jelas pada beberapa bahan pangan strategis yang menjadi penopang utama kebutuhan rumah tangga sehari-hari. Komoditas yang mengalami kenaikan harga tersebut meliputi daging sapi, beras, dan gula pasir, yang tentunya memerlukan perhatian lebih dari pihak terkait.

Di sisi lain, pergerakan harga komoditas penting lainnya, yaitu cabai dan bawang merah, menunjukkan tren yang berlawanan. Kedua jenis bumbu dapur vital ini kompak mengalami penurunan harga di berbagai pasar tradisional maupun modern di Tanah Air.

Data mengenai pergeseran harga ini dihimpun dan dipublikasikan oleh Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS). Informasi tersebut merupakan patokan resmi mengenai kondisi terkini stabilitas harga pangan di tingkat nasional.

Per hari Minggu, tanggal 5 Juli 2026, tercatat bahwa harga berbagai jenis cabai menunjukkan tren penurunan yang cukup konsisten di pasaran. Penurunan ini memberikan sedikit kelegaan bagi masyarakat yang mengonsumsi bahan makanan pedas.

Secara spesifik, cabai rawit merah mencatatkan koreksi harga yang paling dramatis dalam periode pengamatan tersebut. Komoditas ini dilaporkan turun hingga mencapai 7,93%, sehingga kini harga jualnya berada di kisaran Rp 62.100 per kilogram.

Penurunan harga yang serupa juga terjadi pada komoditas cabai merah besar, meskipun persentasenya sedikit lebih rendah dibandingkan cabai rawit. Cabai merah besar terpantau turun sebesar 5,51%, menetap pada harga Rp 50.500 per kilogram.

Tidak hanya cabai, bawang merah ukuran sedang juga menunjukkan performa harga yang positif bagi konsumen, yaitu mengalami penurunan sebesar 6%. Harga bawang merah ukuran sedang kini tercatat berada di level Rp 47.800 per kilogram.

Namun, tren penurunan harga tidak berlaku untuk semua jenis bawang, sebab bawang putih ukuran sedang justru mencatatkan kenaikan tipis dalam perhitungan persentase. Bawang putih mengalami kenaikan sebesar 0,92%, dengan harga jual rata-rata mencapai Rp 44.100 per kilogram.