BISNIS.HOTNEWS.ID - Apa yang terjadi dengan pergerakan dana investor di Bursa Efek Indonesia (BEI) belakangan ini? Pasar modal Indonesia tengah menghadapi tekanan signifikan akibat aktivitas penjualan saham yang masif oleh investor pihak asing.

Siapa yang menjadi aktor utama dalam pergerakan pasar ini? Aksi jual bersih (net sell) yang dilakukan oleh investor asing tercatat semakin menguat dalam beberapa hari terakhir.

Kapan aksi jual bersih ini mulai menunjukkan peningkatan dramatis? Data perdagangan menunjukkan bahwa pada tanggal 9 Juni 2026, nilai net sell asing mencapai angka Rp2,45 triliun.

Bagaimana tren tersebut berlanjut pada hari berikutnya? Angka penjualan bersih tersebut melonjak tajam pada perdagangan selanjutnya, yaitu 10 Juni 2026, mencapai nominal Rp3,13 triliun.

Di mana fenomena ini terjadi? Seluruh aktivitas jual beli ini berpusat di Bursa Efek Indonesia, yang menjadi barometer kesehatan pasar saham domestik.

Meskipun terjadi aksi jual yang besar, bagaimana respons Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)? Indeks acuan pasar saham tersebut menunjukkan tanda-tanda perlawanan dan pemulihan.

Perlawanan IHSG ini terjadi setelah indeks tersebut sempat mengalami tekanan yang cukup signifikan selama beberapa hari perdagangan sebelumnya. Hal ini mengindikasikan adanya daya beli domestik yang masih kuat.

Dilansir dari TREN.BISNISMARKET.COM, disebutkan bahwa aksi jual bersih oleh investor asing di Bursa Efek Indonesia (BEI) dilaporkan semakin signifikan, meskipun Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan tanda-tanda pemulihan setelah mengalami tekanan signifikan beberapa hari sebelumnya.

Terkait dengan nominal penjualan, "Investor asing tercatat mencatatkan net sell sebesar Rp2,45 triliun pada tanggal 9 Juni 2026," demikian disampaikan dalam analisis data perdagangan tersebut.