BISNIS.HOTNEWS.ID - Bank Jakarta bersama dengan Blibli telah resmi memperkenalkan sebuah konsep baru yang dinamakan Engagement Store pada perhelatan Jakarta Fair 2026. Inisiatif ini menandai upaya kolaboratif kedua belah pihak untuk menyajikan pengalaman belanja dan transaksi yang lebih kontemporer bagi masyarakat.
Lokasi spesifik dari Engagement Store ini dapat ditemukan di Hall C1, tepatnya di area Anjungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Kehadiran toko ini menjadi salah satu daya tarik utama dalam rangkaian acara Pekan Raya Jakarta (PRJ) tahun ini.
Pekan Raya Jakarta (PRJ) atau yang lebih dikenal sebagai Jakarta Fair 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung selama lebih dari satu bulan penuh. Acara akbar tahunan ini dibuka secara resmi mulai tanggal 11 Juni hingga 12 Juli 2026, bertempat di kawasan JIExpo Kemayoran, Jakarta.
Kolaborasi strategis antara institusi perbankan dan platform e-commerce terkemuka ini menitikberatkan pada tujuan utama. Tujuan tersebut adalah untuk menyajikan sebuah pengalaman transaksi yang lebih modern dan terintegrasi secara langsung di lokasi acara.
Direktur Utama Bank Jakarta, Agus H Widodo, mengungkapkan harapannya mengenai dampak dari inisiatif baru ini. "Melalui kehadiran konsep baru yaitu Engagement Store dengan menggandeng Blibli, salah satu e-commerce ternama, Agus berharap warga masyarakat Jakarta dapat menikmati pengalaman belanja dan transaksi yang unik dan berkesan," ujar Agus H Widodo, dalam keterangan tertulis yang dirilis pada hari Jumat, 26 Juni 2026.
Lebih lanjut, Agus H Widodo menjelaskan bahwa Engagement Store ini bukan sekadar hiasan tambahan pada stan Bank Jakarta. Ia menegaskan bahwa konsep ini memiliki misi yang lebih substantif dalam mendukung program pemerintah daerah.
Pihak Bank Jakarta melihat kolaborasi ini sebagai sarana efektif untuk mempromosikan literasi keuangan dan percepatan adopsi digital. Hal ini dilakukan secara langsung kepada seluruh pengunjung yang memadati area Jakarta Fair.
"Kolaborasi ini tidak hanya menjadi penambah daya tarik booth semata, melainkan upaya mendorong inklusi keuangan dan digitalisasi kepada pengunjung Jakarta Fair secara langsung," tambah Agus H Widodo.
Inovasi ini menunjukkan komitmen Bank Jakarta dalam mengikuti perkembangan teknologi finansial yang semakin pesat. Mereka berusaha menjembatani layanan perbankan konvensional dengan kemudahan transaksi digital di tengah keramaian acara publik.