BISNIS.HOTNEWS.ID - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, belum lama ini membagikan sebuah cerita menarik mengenai dedikasinya terhadap produk nasional, khususnya mobil dinas kepresidenan. Ia mengungkapkan perjuangannya untuk tetap memilih menggunakan mobil Maung MV3 Garuda Limousine yang diproduksi oleh PT Pindad.
Keputusan ini diambil meskipun ia menyadari bahwa performa mobil buatan dalam negeri tersebut belum dapat menandingi kemewahan dan kenyamanan mobil impor seperti BMW atau Mercedes Benz. Komitmen ini ia tegaskan sebagai bentuk nyata dari semangat nasionalisme yang ia pegang teguh.
Peristiwa ini disampaikan oleh Presiden Prabowo saat menghadiri sebuah acara yang diselenggarakan oleh Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) beberapa waktu lalu. Momen tersebut terjadi pada hari Rabu, tanggal 10 Juni 2026, di lokasi acara tersebut.
Salah satu insiden signifikan yang ia alami terjadi ketika ia tengah melakukan perjalanan menggunakan Maung MV3 di tengah guyuran hujan deras. Biasanya, ia memanfaatkan waktu perjalanan tersebut untuk beristirahat atau tidur sejenak guna memulihkan tenaga.
Namun, saat sedang beristirahat, ia tiba-tiba mendengar suara berulang 'tek-tek' yang berasal dari bagian luar mobil kepresidenan tersebut. Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh tim pengawal, diketahui bahwa salah satu ban dari mobil berwarna hijau tersebut mengalami kebocoran.
Presiden Prabowo tidak merinci secara pasti mengenai penyebab kebocoran ban tersebut, apakah disebabkan oleh benda tajam di jalan atau memang terkait dengan masalah teknis pada tekanan ban mobil itu sendiri. Kejadian ini menjadi sorotan dalam pengalamannya menggunakan kendaraan produksi dalam negeri tersebut.
Menanggapi insiden teknis tersebut, Presiden Prabowo kemudian mengirimkan kembali mobil tersebut kepada produsennya untuk diperbaiki. Ia menyampaikan pesan langsung kepada pihak PT Pindad mengenai perlunya peningkatan kualitas.
"Aku bilang, 'Eh Pindad, tolonglah bocornya dikurangi gitu lho'," ujar Presiden Prabowo Subianto, mengungkapkan harapannya agar kualitas mobil Maung dapat terus ditingkatkan.
Dilansir dari Bloomberg Technoz, momen ini menunjukkan kesadaran beliau akan pentingnya dukungan terhadap industri pertahanan dan otomotif nasional, meski harus menghadapi tantangan teknis awal.