BISNIS.HOTNEWS.ID - Riwayat kredit yang tercatat dalam Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memiliki dampak signifikan bagi setiap individu yang ingin mengajukan pembiayaan. Sistem ini, yang sebelumnya dikenal luas sebagai BI Checking, menjadi tolok ukur utama bagi bank dan lembaga keuangan dalam menilai kelayakan calon debitur.
Penilaian yang dilakukan oleh SLIK OJK ini menjadi salah satu faktor penentu paling krusial dalam proses persetujuan pengajuan pinjaman. Semakin baik catatan kredit seseorang, semakin besar peluang permohonannya untuk dikabulkan.
Sebaliknya, potensi pengajuan pinjaman seseorang akan semakin kecil jika catatan kredit yang dimilikinya tergolong buruk. Ini menjadi pertimbangan penting bagi lembaga keuangan dalam mengambil keputusan.