BISNIS.HOTNEWS.ID - Rencana kunjungan Said Iqbal, yang menjabat sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, ke kantor PT ByteDance Indonesia harus dibatalkan. Pembatalan ini terjadi pada hari Selasa, 7 Juli 2026, sesuai jadwal yang telah ditetapkan sebelumnya.
Pembatalan agenda kunjungan tersebut disebabkan oleh adanya perkembangan positif signifikan terkait nasib karyawan di platform digital tersebut. Keputusan ini diambil setelah tercapai langkah penyelesaian yang krusial.
Langkah penyelesaian yang dimaksud berfokus pada upaya penghindaran Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap karyawan yang bekerja di Tokopedia dan TikTok. Hal ini menjadi prioritas utama dalam negosiasi yang berlangsung.
Perkembangan baik ini merupakan hasil dari sebuah pertemuan penting yang diselenggarakan di Gedung DPR RI. Pertemuan tersebut menjadi forum mediasi antara berbagai pihak terkait isu ketenagakerjaan ini.
Pertemuan krusial tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPR RI, Prof. Sufmi Dasco Ahmad. Beliau memainkan peran sentral dalam memfasilitasi dialog antara manajemen dan perwakilan pemerintah.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut Menteri Ketenagakerjaan. Kehadiran menteri menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menangani potensi gejolak ketenagakerjaan pasca akuisisi.
Selain itu, pertemuan tersebut juga dihadiri oleh Presiden Direktur Tokopedia, Stevani, serta perwakilan manajemen TikTok yang datang langsung dari China. Perwakilan manajemen TikTok ini adalah pihak dari PT ByteDance selaku pemilik baru.
"Keputusan tersebut diambil setelah tercapainya langkah penyelesaian yang bertujuan menghindari pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap karyawan Tokopedia dan TikTok," sebagaimana disampaikan dalam informasi perkembangan situasi.
Dikutip dari sumber berita, perkembangan positif ini memastikan bahwa kekhawatiran akan PHK massal dapat diredam untuk sementara waktu. Ini menandakan adanya titik temu antara kepentingan bisnis dan perlindungan buruh.