BISNIS.HOTNEWS.ID - Bursa Efek Indonesia (BEI) memperlihatkan kinerja yang sangat positif pada hari perdagangan Rabu, 10 Juni 2026, ditandai dengan melonjaknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Kenaikan ini berhasil membalikkan tekanan pasar yang sempat terjadi sebelumnya.
IHSG ditutup menguat signifikan sebesar 2,71% pada penutupan perdagangan hari itu. Kenaikan tersebut setara dengan akumulasi 155 poin, membawa indeks berada di level penutupan 5.902,37.
Pergerakan indeks yang impresif ini menandakan kelanjutan dari reli pasar yang sebelumnya sempat mengalami koreksi tajam. Sentimen positif ini tampak menyebar ke hampir seluruh lini sektor di bursa saham nasional.
Secara sektoral, mayoritas saham menunjukkan performa positif, dengan data menunjukkan bahwa terdapat 571 saham yang berhasil menguat pada sesi tersebut. Sementara itu, hanya 148 saham yang mengalami pelemahan harga.
Sebanyak 96 saham tercatat relatif stagnan dan tidak mengalami perubahan harga signifikan dari penutupan hari sebelumnya. Data ini menunjukkan adanya optimisme yang kuat di antara para pelaku pasar pada hari itu.
Menariknya, investor asing menunjukkan minat beli yang cukup besar pada sektor-sektor tertentu, meskipun secara keseluruhan masih terjadi tren jual bersih (net sell) besar di pasar. Mereka secara aktif memborong saham-saham yang masuk dalam kategori properti dan konsumsi.
Aktivitas pembelian asing ini menjadi salah satu pendorong utama di balik lompatan IHSG yang mencapai level 5.902. Keputusan mereka untuk fokus pada sektor riil tersebut memberikan sinyal optimisme terhadap pemulihan ekonomi domestik.
Dilansir dari TREN.BISNISMARKET.COM, kinerja positif ini menunjukkan bahwa pasar mulai mencerna sentimen positif yang beredar, meskipun arus keluar dana asing tetap menjadi perhatian utama.
"Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan performa impresif pada perdagangan hari Rabu, 10 Juni 2026, dengan mencatatkan kenaikan signifikan," menggarisbawahi kuatnya pergerakan pasar saat itu.