BISNIS.HOTNEWS.ID - Ketegangan terkait gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang melanda Tokopedia pasca-akuisisi oleh TikTok mencapai babak baru. Pihak serikat pekerja dikabarkan akan mengambil langkah proaktif untuk mencari kejelasan langsung dari pemegang saham mayoritas.
Tokoh yang menjadi sorotan dalam isu ini adalah Said Iqbal, yang menjabat sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, sekaligus Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI). Ia menyatakan kesiapannya untuk mendatangi kantor TikTok.
Rencananya, Said Iqbal akan melakukan kunjungan langsung ke kantor TikTok pada hari Selasa, tepatnya tanggal 7 Juli 2026. Kunjungan ini bertujuan untuk mendapatkan transparansi mengenai keputusan PHK yang signifikan di Tokopedia.
Latar belakang dari tindakan ini adalah akuisisi Tokopedia oleh TikTok yang telah rampung pada akhir tahun 2023 lalu. Sejak saat itu, muncul gelombang pemutusan hubungan kerja yang menimbulkan keresahan di kalangan pekerja.
Said Iqbal menegaskan bahwa niatnya untuk bertemu tidak bergantung pada adanya undangan resmi dari pihak perusahaan teknologi global tersebut. Ia menunjukkan sikap tegas mengenai pentingnya dialog terbuka terkait nasib para buruh.
"Besok saya mau ke TikTok. Saya nggak peduli diundang, nggak diundang, saya datang," tegas Said Iqbal saat konferensi pers yang diadakan di Jakarta pada hari Senin, tanggal 6 Juli 2026.
Pernyataan ini menggarisbawahi komitmennya untuk memperjuangkan hak-hak pekerja yang terdampak oleh restrukturisasi pasca-akuisisi. Langkah ini merupakan bagian dari upaya advokasi KSPI terhadap kesejahteraan buruh di perusahaan yang bermigrasi kepemilikan.
Dijelaskan lebih lanjut, TikTok kini memegang saham mayoritas di Tokopedia, menjadikannya entitas yang bertanggung jawab atas kebijakan strategis perusahaan teknologi tersebut di Indonesia. Oleh karena itu, dialog harus dilakukan dengan pihak pengambil keputusan tertinggi.
Dikutip dari berbagai sumber, Said Iqbal akan memastikan bahwa aspirasi pekerja yang tergabung dalam KSPI tersampaikan secara langsung kepada manajemen TikTok. Langkah ini diharapkan dapat membuka jalan bagi solusi yang lebih manusiawi bagi para karyawan yang dirumahkan.