BISNIS.HOTNEWS.ID - Achmad Kalla, salah satu pemegang saham PT Bukaka Teknik Utama Tbk (BUKK), baru-baru ini telah menyelesaikan proses penjualan seluruh saham miliknya di perusahaan tersebut. Langkah ini menandai berakhirnya kepemilikan saham Kalla di emiten sektor manufaktur tersebut.

Total nilai dari transaksi pelepasan saham ini tercatat mencapai angka yang signifikan, yaitu sebesar Rp265,75 miliar. Angka tersebut mencerminkan valuasi besar dari divestasi yang dilakukan oleh Achmad Kalla.

Secara resmi, transaksi divestasi saham ini telah dilaksanakan pada tanggal 5 Juni 2026. Tanggal tersebut menjadi titik akhir dari kepemilikan saham Achmad Kalla di BUKK.

Tujuan utama dari penjualan saham ini adalah untuk melakukan divestasi kepemilikan yang sebelumnya dipegang oleh Kalla Group. Divestasi ini merupakan bagian dari restrukturisasi atau perubahan strategi investasi grup usaha tersebut.

"Pemegang saham PT Bukaka Teknik Utama Tbk (BUKK), Achmad Kalla, baru-baru ini tercatat telah menjual seluruh kepemilikan sahamnya di perusahaan tersebut," mengutip informasi mengenai aksi korporasi tersebut.

Lebih lanjut, disebutkan bahwa "Total nilai transaksi divestasi saham ini mencapai angka fantastis, yaitu Rp265,75 miliar," menegaskan besarnya nilai ekonomi dari pelepasan aset tersebut.

Mengenai waktu pelaksanaan, dikonfirmasi bahwa "Transaksi pelepasan saham ini secara resmi dilakukan pada tanggal 5 Juni 2026." Ini memberikan kepastian mengenai kapan divestasi tersebut tuntas.

Adapun alasan di balik aksi korporasi ini dijelaskan bahwa "Tujuan utama dari penjualan ini adalah divestasi saham yang sebelumnya dimiliki oleh Kalla Group," menggarisbawahi motivasi strategis di balik keputusan tersebut.

Dilansir dari TREN.BISNISMARKET.COM, informasi mengenai penjualan saham ini telah terungkap ke publik sebagai bagian dari transparansi perusahaan terbuka.