BISNIS.HOTNEWS.ID - Muncul kabar yang menghebohkan publik mengenai pengadaan kipas angin dalam program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Program ini disebut-sebut menelan anggaran yang fantastis, mencapai angka Rp 1,8 triliun.
Informasi yang beredar di ranah media sosial menyebutkan bahwa pengadaan ini mencakup 1,8 juta unit kipas angin. Besaran anggaran tersebut sontak menimbulkan pertanyaan dan perhatian publik.
Menanggapi isu yang berkembang, Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyatakan akan segera melakukan pengecekan lebih lanjut. Ia mengakui belum memiliki informasi detail mengenai pengadaan tersebut.
"Saya nggak tahu yang... saya nggak tahu. Nanti saya cek," ujar Purbaya Yudhi Sadewa ketika ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat.
Pernyataan Menteri Keuangan tersebut disampaikan pada hari Kamis, tanggal 23 Juli tahun 2026. Lokasi ditemui menteri adalah di pusat ibu kota Jakarta.
Program KDKMP yang menjadi sorotan ini diduga melibatkan pihak Bos Agrinas, meskipun detail keterlibatan tersebut belum sepenuhnya terungkap ke publik. Konfirmasi lebih lanjut dari pihak terkait masih dinantikan.
Isu pengadaan kipas angin dengan anggaran miliaran rupiah ini menjadi perhatian serius. Kementerian Keuangan diharapkan dapat memberikan klarifikasi yang transparan mengenai penggunaan dana publik.
Angka Rp 1,8 triliun untuk pengadaan 1,8 juta unit kipas angin memicu diskusi publik mengenai efektivitas dan prioritas anggaran. Harapannya, proses verifikasi akan memberikan gambaran yang jelas.
Dikutip dari sumber berita yang melaporkan kejadian ini, Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan komitmennya untuk menelusuri kebenaran informasi tersebut. Langkah pengecekan ini penting untuk menjaga kepercayaan publik.