BISNIS.HOTNEWS.ID - PT Rans Entertainment Indonesia Tbk (RANS), perusahaan yang terafiliasi dengan selebritas Raffi Ahmad, menghadapi perubahan struktural di tingkat direksi. Peristiwa ini terjadi tak lama setelah perusahaan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Pergantian posisi ini terjadi hanya berselang dua minggu pasca RANS resmi melakukan penawaran umum perdana sahamnya (IPO) pada 10 Juli 2026. Periode singkat pasca-listing ini menjadi sorotan publik dan pelaku pasar.
Berdasarkan keterbukaan informasi yang diterima pada Minggu, 26 Juli 2026, RANS telah menerima surat permohonan pengunduran diri dari salah satu jajaran direksinya. Permohonan tersebut diajukan oleh Grandy Prajayakti.
Grandy Prajayakti mengajukan pengunduran dirinya sebagai direktur pada tanggal 22 Juli 2026. Keputusan ini disampaikan hanya beberapa hari setelah pencatatan saham perdana perusahaan.
"Pengunduran diri tersebut disampaikan atas dasar alasan pribadi," demikian dikutip dari keterangan resmi yang dikeluarkan oleh pihak perusahaan. Pernyataan ini mengindikasikan adanya faktor personal yang mendasari keputusan tersebut.
Profil Grandy Prajayakti mencatat bahwa ia merupakan lulusan dari Universitas Pelita Harapan. Ia menyelesaikan studinya dan meraih gelar Bachelor of Science (BSc) di bidang Teknik Sipil pada tahun 2004.
Dikutip dari Bloomberg Technoz, emiten Raffi Ahmad, PT Rans Entertainment Indonesia Tbk (RANS), kini ditinggalkan oleh salah satu petingginya. Peristiwa ini memicu perhatian di kalangan investor.
"Pengunduran diri tersebut disampaikan atas dasar alasan pribadi," terang pihak perusahaan terkait keputusan Grandy Prajayakti. Pernyataan ini menjadi satu-satunya penjelasan resmi yang diberikan mengenai latar belakang mundurnya sang direktur.
Saham RANS dilaporkan terus mengalami tren penurunan pasca IPO. Kondisi ini semakin menambah kekhawatiran pasar, terutama dengan adanya pergantian di jajaran direksi dalam waktu yang berdekatan.