BISNIS.HOTNEWS.ID - Perkembangan signifikan terjadi di sektor otomotif global setelah produsen mobil terkemuka asal Tiongkok, Chery, mengumumkan akuisisi strategis. Langkah ini melibatkan pembelian pabrik yang sebelumnya dimiliki oleh Nissan di wilayah Rosslyn, Afrika Selatan.

Akuisisi ini secara resmi terwujud pada hari Jumat, tepatnya tanggal 3 Juli, menandai babak baru bagi fasilitas produksi tersebut di bawah kepemilikan baru. Rencana besar telah disiapkan oleh Chery untuk memaksimalkan potensi lokasi manufaktur ini di masa mendatang.

Kesepakatan jual beli tersebut melibatkan investasi bernilai jutaan dolar Amerika Serikat. Dana ini dialokasikan secara spesifik untuk peningkatan infrastruktur dan penambahan lini mesin baru di pabrik tersebut.

Investasi besar ini bertujuan agar fasilitas tersebut siap untuk memulai produksi kendaraan yang ditujukan untuk pasar Afrika Selatan. Target waktu peluncuran produksi kendaraan perdana di lokasi baru ini ditetapkan pada pertengahan tahun 2027 mendatang.

Langkah Chery ini bukan sekadar membeli aset fisik, melainkan merupakan upaya serius untuk membangun pijakan regional yang kuat. Perusahaan otomotif tersebut memiliki ambisi besar terkait peran Afrika Selatan dalam peta operasional mereka di benua Afrika.

Dilansir dari Reuters, Chery menyatakan visi jangka panjang mereka terkait fasilitas baru tersebut. "Chery mengaku ingin menjadikan Afrika Selatan sebagai pusat kegiatan manufaktur, ekspor, penelitian dan pengembangan, hingga operasi regional di benua tersebut," ujar perwakilan perusahaan.

Selain fokus pada peningkatan produksi dan infrastruktur, Chery juga menunjukkan komitmen sosial terhadap tenaga kerja lokal. Perusahaan tersebut secara tegas berjanji untuk mempertahankan seluruh karyawan yang saat ini bekerja di pabrik tersebut.

Komitmen tersebut mencakup 692 karyawan yang sudah menjadi bagian dari operasional pabrik eks-Nissan sebelumnya. Hal ini menunjukkan upaya untuk memastikan transisi kepemilikan berjalan mulus tanpa menimbulkan gejolak PHK besar-besaran.

Lebih lanjut, operasional pabrik yang telah ditingkatkan ini diproyeksikan akan memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi wilayah tersebut. Peningkatan aktivitas manufaktur ini akan menciptakan gelombang lapangan kerja baru yang substansial.