BISNIS.HOTNEWS.ID - Ketegangan geopolitik yang sedang berlangsung di kawasan Timur Tengah disebut telah mengubah secara signifikan persepsi pasar energi global. Pandangan terhadap sumber energi tradisional seperti minyak dan gas kini mulai dinilai memiliki kerentanan tinggi akibat potensi hambatan perdagangan.

Perubahan fundamental ini diungkapkan oleh mantan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, John Kerry, yang kini menjabat sebagai ketua eksekutif bersama dari manajer investasi Galvanize. Menurutnya, perkembangan situasi ini justru memberikan dorongan kuat bagi sektor energi terbarukan.

Kerry secara spesifik menyatakan bahwa dinamika konflik yang terjadi saat ini menjadi katalisator utama yang mempercepat permintaan global terhadap energi terbarukan. seperti tenaga surya dan angin diprediksi akan mengalami perkembangan pesat sebagai respons terhadap ketidakpastian pasokan energi fosil.

"Saya pikir jika Anda berbicara dengan orang-orang yang berpengetahuan di dunia bisnis, meski mereka tidak banyak membicarakannya saat ini, mereka sedang bergerak maju," kata John Kerry saat diwawancarai oleh Guy Johnson dari Bloomberg Television.

Pernyataan penting ini disampaikan dalam konteks perkembangan pasar minyak terkini, di mana harga komoditas tersebut dilaporkan telah menghapus kenaikan signifikan yang sempat terjadi selama periode konflik memanas. Hal ini terjadi seiring dengan peningkatan aliran minyak yang melewati Selat Hormuz.

Peningkatan aliran minyak tersebut terjadi setelah adanya kemajuan yang dicapai dalam kerangka kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran. Perkembangan diplomatik ini memberikan sedikit kelegaan sementara terhadap kekhawatiran pasokan global.

Meskipun demikian, Kerry menekankan bahwa pergerakan fundamental di tingkat korporasi dan investasi energi sudah bergerak menuju solusi yang lebih stabil. Investor dan pelaku bisnis kini mencari alternatif yang lebih kebal terhadap risiko geopolitik di jalur pelayaran vital.

Dilansir dari Bloomberg, pandangan Kerry ini menggarisbawahi pergeseran strategis yang terjadi di tengah ketidakstabilan kawasan yang kaya akan hidrokarbon tersebut. Energi terbarukan kini dilihat sebagai benteng keamanan energi masa depan.

Perkembangan ini menunjukkan bagaimana isu keamanan energi kini terjalin erat dengan agenda transisi energi global. Pasar sedang merespons risiko yang melekat pada ketergantungan berlebihan pada sumber daya yang rentan terhadap gangguan politik atau militer.

Sumber: energi bersih

https://bisnis.hotnews.id/tag/energi-bersih