BISNIS.HOTNEWS.ID - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI secara resmi mengumumkan penambahan opsi perjalanan jarak jauh untuk rute strategis antara Gambir dan Jember, pulang-pergi. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi lonjakan permintaan layanan kereta api antarkota di masa mendatang.

Layanan baru yang dimaksud adalah pengoperasian Kereta Api (KA) Pandalungan 2, yang dijadwalkan mulai beroperasi secara komersial pada tanggal 18 Juni 2026. Keputusan ini memperkaya pilihan waktu keberangkatan bagi masyarakat yang ingin melakukan perjalanan antara ibu kota dan Jawa Timur.

Dalam rangka menyambut peluncuran perdana ini, KAI memberikan insentif menarik bagi para calon penumpang. Terdapat penawaran diskon spesial sebesar 30% bagi pelanggan yang berminat untuk mencoba dan memanfaatkan fasilitas baru KA Pandalungan 2 ini.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menjelaskan bahwa penambahan perjalanan ini merupakan bagian integral dari upaya perseroan dalam memperkuat dan mengoptimalkan layanan pada koridor Jakarta-Jember. Hal ini menunjukkan komitmen KAI terhadap peningkatan kualitas layanan.

Penambahan frekuensi perjalanan ini dipersiapkan untuk memberikan fleksibilitas waktu yang lebih luas kepada para pelanggan setia kereta api. Hal ini sejalan dengan peningkatan kebutuhan mobilitas masyarakat, baik untuk urusan keluarga, bisnis, pendidikan, maupun wisata.

Konektivitas yang lebih baik sangat dibutuhkan mengingat peran strategis lintas Jakarta-Jember yang menghubungkan berbagai pusat ekonomi dan sosial di Pulau Jawa. Kereta api menjadi moda transportasi andalan untuk pergerakan lintas provinsi ini.

"KA Pandalungan 2 kami hadirkan untuk memperluas pilihan perjalanan pelanggan pada lintas Jakarta-Jember," ujar Anne Purba dalam keterangan tertulisnya pada hari Minggu, 14 Juni 2026.

Anne Purba menambahkan mengenai pentingnya rute ini, "Relasi ini memiliki peran strategis karena menghubungkan Jakarta dengan Jember serta berbagai kota penting di Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur dalam satu perjalanan kereta api," kata beliau.

Dilansir dari berbagai sumber resmi KAI, langkah strategis ini diharapkan dapat meningkatkan utilisasi aset dan memberikan alternatif transportasi yang nyaman dan efisien bagi masyarakat.