BISNIS.HOTNEWS.ID - Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, mengemukakan klaim positif terkait efektivitas program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang telah diimplementasikan. Ia menyatakan bahwa program ini telah menunjukkan hasil signifikan dalam meningkatkan produktivitas para nelayan.

Hal tersebut disampaikan Zulkifli Hasan, yang akrab disapa Zulhas, usai melakukan pertemuan dengan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Sakti Wahyu Trenggono. Pertemuan tersebut dilangsungkan di Gedung Mina Bahari KKP, Jakarta, pada hari Selasa, 21 Juli 2026.

"Tadi paparan Pak Menteri Kelautan [Trenggono], yang sudah dibangun dan jalan Kampung Nelayan Merah Putih itu produktivitasnya naik sampai 30%," kata Zulhas usai pertemuan tersebut. Pernyataan ini menekankan capaian konkret yang diraih berkat program tersebut.

Lebih lanjut, Zulhas memaparkan bahwa keberadaan program KNMP tidak hanya berdampak pada peningkatan produktivitas nelayan. Program ini juga berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi di wilayah sekitar lokasi program.

Pertumbuhan ekonomi di kawasan yang menerapkan program KNMP dilaporkan mengalami kenaikan yang cukup substansial. Angka pertumbuhan ekonomi tersebut berkisar antara 5,4% hingga mencapai 16%.

Mantan Menteri Perdagangan ini menyatakan keyakinannya bahwa keberhasilan program KNMP ini akan berdampak langsung pada peningkatan taraf kesejahteraan para nelayan. Hal ini menjadi indikator penting keberhasilan program dalam mencapai tujuan utamanya.

Sebagai catatan penting, saat ini Nilai Tukar Nelayan (NTN) tercatat berada pada level 107. Angka ini masih terbilang jauh di bawah Nilai Tukar Petani (NTP) untuk komoditas padi, yang telah mencapai 127.

Dikutip dari Bloomberg Technoz, program Kampung Nelayan Merah Putih ini diharapkan dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi para pelaku usaha perikanan di Indonesia.

Disclaimer: Artikel ini ditulis ulang secara otomatis oleh AI berdasarkan sumber Referensi: Bloombergtechnoz. Kami menggunakan teknologi AI untuk menyajikan informasi ini kembali.