BISNIS.HOTNEWS.ID - Pemerintah melalui Kementerian Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) tengah memproses pengkategorian baru bagi para mitra ojek online (ojol) di Indonesia. Keputusan ini didasarkan pada hasil penyerapan aspirasi langsung dari para pengemudi di lapangan.
Keputusan penting ini disampaikan langsung oleh Menteri UMKM, Bapak Maman Abdurrahman, mengenai status hukum dan ekonomi para driver ojol di masa mendatang. Pengakuan sebagai pelaku usaha mikro membuka peluang dukungan dan program pemerintah yang lebih spesifik.
Langkah ini merupakan respons konkret terhadap keinginan para driver ojol sendiri yang selama ini telah menjalankan kegiatan mereka layaknya sebuah usaha mandiri. Hal ini menunjukkan adanya pergeseran paradigma dalam memahami peran mereka dalam ekosistem digital.
Sebelum mengambil keputusan final, Menteri Maman Abdurrahman telah melakukan pertemuan intensif dengan berbagai pihak terkait. Pertemuan tersebut melibatkan 19 komunitas dan asosiasi ojol yang tersebar di berbagai wilayah penting.
Wilayah cakupan pertemuan tersebut mencakup area padat seperti Jabodetabek serta wilayah strategis lainnya seperti Banten. Proses konsultasi ini bertujuan untuk memastikan kebijakan yang diambil benar-benar mencerminkan kebutuhan riil para mitra.
Menteri Maman Abdurrahman secara spesifik menanyakan preferensi status hukum yang diinginkan oleh para perwakilan komunitas tersebut saat audiensi. Pertanyaan kunci adalah apakah mereka ingin diakui sebagai pekerja atau sebagai pengusaha mikro.
"Saya menanyakan kepada teman-teman komunitas dan asosiasi ini terkait status mereka. Apakah menginginkan menjadi pekerja atau menginginkan menjadi usaha atau pengusaha mikro," ujar Maman Abdurrahman usai audiensi dengan driver ojol, di Gedung Smesco, Jakarta Selatan, Rabu (8/7/2026).
Respon yang diterima dari perwakilan komunitas tersebut sangat solid dan seragam tanpa terkecuali. Seluruh perwakilan yang hadir menyatakan keinginan yang sama mengenai status yang mereka harapkan.
"Semuanya serentak 100% menginginkan status usaha," kata Maman Abdurrahman, menegaskan bahwa aspirasi mayoritas driver ojol adalah mendapatkan pengakuan sebagai pelaku usaha mikro.