BISNIS.HOTNEWS.ID - Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih telah menerima suntikan modal usaha melalui fasilitas kredit yang disalurkan oleh bank-bank berstatus Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Fasilitas ini dirancang untuk mendukung pengembangan usaha di tingkat pedesaan.

Setiap gerai Kopdes Merah Putih yang berpartisipasi dalam program ini berhak mendapatkan pinjaman modal hingga menyentuh angka Rp 3 miliar. Dana tersebut diharapkan dapat memperkuat kapasitas operasional dan jangkauan pasar koperasi.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, atau yang akrab disapa Zulhas, memberikan keterangan mengenai jadwal pembayaran kewajiban finansial Kopdes. Beliau mengkonfirmasi bahwa pembayaran utang kepada bank BUMN akan dimulai pada tahun 2026.

"Nanti September akan jatuh tempo pertama ya, untuk angsuran dari Agrinas Pangan kepada Himbara, kan selama ini pinjam," ujar Zulkifli Hasan usai agenda rapat terbatas di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, pada Kamis, 23 Juli 2026.

Pernyataan tersebut mengindikasikan bahwa bulan September 2026 menjadi momen krusial dimulainya siklus pembayaran angsuran kredit. Ini menandakan bahwa Kopdes Merah Putih telah memasuki fase pengembalian dana yang dipinjam dari lembaga keuangan negara.

Fasilitas kredit yang diterima oleh Kopdes Merah Putih ini berasal dari Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Kerjasama ini menunjukkan sinergi antara pemerintah, melalui kementerian terkait, dengan sektor perbankan BUMN untuk memajukan ekonomi kerakyatan.

Pemberian modal melalui pinjaman ini bertujuan untuk memastikan keberlanjutan dan pertumbuhan Kopdes Merah Putih. Dengan adanya modal yang memadai, koperasi diharapkan mampu meningkatkan efisiensi, memperluas jaringan distribusi, dan pada akhirnya memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi anggotanya.

Jadwal pembayaran yang telah ditetapkan menunjukkan adanya perencanaan yang matang dalam pengelolaan keuangan Kopdes Merah Putih. Kesepakatan ini akan menjadi tolok ukur dalam evaluasi keberhasilan program pemberian modal usaha bagi koperasi di pedesaan.

Dikutip dari [Nama Media Asli]