BISNIS.HOTNEWS.ID - Fenomena global seputar popularitas Taylor Swift kini kembali menjadi sorotan utama dunia, terutama setelah kabar pernikahannya dengan pemain NFL, Travis Kelce.

Dampak dari karier dan aktivitas sang bintang pop ini ternyata mampu menciptakan pergerakan ekonomi signifikan di tingkat regional.

Tingkat popularitas yang luar biasa tinggi ini terbukti dapat memengaruhi arus perputaran ekonomi suatu negara, sebuah isu yang sempat menjadi pokok perhatian serius bagi Presiden Joko Widodo.

Momen kekhawatiran tersebut muncul seiring dengan gelaran konser akbar Taylor Swift, "The Era's Tour," yang berlangsung selama enam hari berturut-turut di Singapura pada bulan Maret 2024.

Pada periode waktu yang sama, Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data mengenai tren perjalanan wisatawan nasional Indonesia yang menarik untuk diamati.

Data tersebut menunjukkan bahwa destinasi favorit utama bagi wisatawan nusantara (wisnas) selama periode tersebut adalah Malaysia, dengan persentase kunjungan mencapai 29,95%.

Singapura menempati posisi kedua sebagai tujuan favorit wisatawan nasional Indonesia, menyumbang angka sebesar 17,26% dari total perjalanan.

Posisi ketiga dalam daftar destinasi utama wisatawan Indonesia ditempati oleh Arab Saudi, yang mencatatkan angka kunjungan sebesar 16,99% pada periode yang sama.

Dilansir dari Bloomberg Technoz, isu mengenai potensi kebocoran devisa negara akibat tingginya minat warga negara Indonesia menonton konser di luar negeri sempat menimbulkan kewaspadaan di lingkaran pemerintahan.