BISNIS.HOTNEWS.ID - Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, akhirnya angkat bicara mengenai alasan di balik belum terbitnya laporan keuangan perusahaan secara keseluruhan. Penjelasan ini disampaikan untuk memberikan klarifikasi kepada publik mengenai status pelaporan keuangan tersebut.

Permasalahan utama keterlambatan ini terletak pada sifat laporan keuangan Danantara yang merupakan dokumen konsolidasi. Laporan ini harus menghimpun data keuangan dari seluruh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang berada di bawah naungannya.

Saat ini, proses penyusunan dan finalisasi laporan keuangan di tingkat BUMN masih terus berlangsung dan belum rampung sepenuhnya. Proses internal masing-masing entitas ini menjadi prasyarat utama sebelum konsolidasi dapat dilakukan di tingkat Danantara.

Lebih lanjut, Dony Oskaria mengungkapkan bahwa sejumlah BUMN masih dalam tahapan pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Penyelesaian RUPS ini merupakan salah satu tahapan krusial yang mempengaruhi kecepatan penyelesaian laporan keuangan konsolidasi Danantara.

"Nanti selalu dibilangnya kita tidak transparan. Justru kita kan laporan keuangan Danantara itu kan hasil konsolidasi dari seluruh laporan keuangan BUMN," ujar Dony Oskaria, menekankan bahwa keterlambatan bukan karena kurangnya transparansi.

Dony melanjutkan penjelasannya mengenai kendala teknis yang dihadapi dalam mengumpulkan data dari seluruh entitas BUMN. Proses ini membutuhkan ketelitian karena melibatkan banyak badan usaha yang berbeda.

"BUMN ini kan sedang kita beresin satu-satu dan belum selesai mereka RUPS," tambah Dony Oskaria, menegaskan bahwa selesainya RUPS di tiap BUMN adalah kunci untuk melanjutkan konsolidasi laporan.

Pernyataan ini disampaikan oleh Dony Oskaria saat berada di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, pada hari Senin, tanggal 8 Juni 2026. Lokasi dan waktu ini menjadi momen resmi di mana pihak manajemen menyampaikan status terkini.

Dilansir dari berbagai sumber, pembaruan informasi ini diharapkan dapat meredakan asumsi publik mengenai transparansi manajemen Danantara terkait pelaporan keuangan konsolidasi BUMN.