BISNIS.HOTNEWS.ID - Perum BULOG menegaskan komitmennya untuk mempertahankan kegiatan penyerapan gabah hasil panen petani. Penyerapan ini direncanakan akan dilaksanakan secara berkelanjutan sepanjang tahun untuk menjaga stabilitas pasokan.

Langkah berkelanjutan ini merupakan bagian dari pelaksanaan tugas strategis yang telah diamanatkan oleh Pemerintah Pusat kepada BUMN pangan tersebut.

Hal ini secara spesifik dilaksanakan sebagai implementasi dari Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2026. Instruksi tersebut menjadi landasan hukum utama bagi kebijakan penyerapan hasil pertanian domestik.

Pernyataan tegas dari BULOG ini disampaikan sebagai respons langsung atas berbagai masukan yang diterima dari pelaku usaha di sektor penggilingan padi. Masukan tersebut berkaitan dengan dinamika pasokan gabah yang kerap terjadi pada periode akhir musim panen.

Direktur Utama Perum BULOG, Letjen TNI (Purn) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, menyampaikan peran vital institusinya dalam ekosistem pangan nasional. BULOG memegang tanggung jawab untuk memastikan hasil panen petani terserap secara maksimal oleh pasar.

"BULOG berkewajiban hadir untuk memastikan hasil panen petani terserap dengan baik dan memperoleh harga yang layak sesuai ketentuan pemerintah," ujar Letjen TNI (Purn) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani.

Komitmen keberlanjutan ini bertujuan untuk memberikan kepastian pasar bagi para petani di seluruh Indonesia. Dengan penyerapan yang stabil, harga jual gabah di tingkat petani diharapkan tetap terjaga.

Dikutip dari sumber yang menyampaikan pernyataan tersebut, penyerapan yang berkelanjutan ini juga mendukung upaya pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional jangka panjang.

Ini memastikan bahwa stok cadangan beras pemerintah dapat terus terisi melalui hasil panen domestik yang berkualitas. BULOG berperan sentral dalam menjaga keseimbangan antara produksi dan distribusi.