BISNIS.HOTNEWS.ID - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) telah memberikan informasi terkini mengenai penanganan pasca-insiden kebakaran yang menimpa kapal KMP Aceh Hebat 2. Peristiwa ini terjadi saat kapal tengah bersandar di Dermaga Ulee Lheue, Banda Aceh, pada hari Jumat, 12 Juni 2026.
Perkembangan terbaru menunjukkan bahwa seluruh korban yang terdampak telah menerima penanganan medis yang diperlukan. Penanganan ini berlangsung di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Zainoel Abidin, Banda Aceh, hingga Sabtu (13/6/2026) pagi.
Sebanyak 15 korban luka bakar merupakan total keseluruhan yang ditangani oleh tim medis rumah sakit. Dari jumlah tersebut, sebagian besar masih memerlukan perawatan intensif setelah menjalani tindakan operasi dan observasi lanjutan.
Data yang dihimpun menyebutkan bahwa 12 dari 15 korban masih dirawat secara intensif di bawah pengawasan ketat tim medis rumah sakit. Sementara itu, tiga korban lainnya dilaporkan telah menunjukkan perkembangan positif dan dipindahkan ke ruang perawatan biasa.
"Kondisi para korban terus kami pantau secara berkala melalui koordinasi langsung dengan pihak rumah sakit dan tenaga medis agar seluruh kebutuhan penanganan dapat terpenuhi dengan baik," ujar GM ASDP Cabang Banda Aceh Andri Setiawan dalam siaran persnya pada Sabtu (13/6/2026).
Insiden kebakaran tersebut terjadi setelah KMP Aceh Hebat 2 selesai melaksanakan proses penurunan penumpang dan muatan dari Pelabuhan Balohan, Sabang. Berdasarkan informasi awal yang diterima, seluruh 196 penumpang telah berhasil turun dari kapal sebelum api mulai berkobar.
Hal ini menegaskan bahwa tidak ada korban jiwa maupun luka dari kalangan penumpang yang berada di kapal saat kejadian. Korban luka bakar yang teridentifikasi berjumlah 15 orang, terdiri dari awak kapal dan taruna.
Rincian korban luka bakar tersebut mencakup satu orang awak kapal dan 14 taruna yang berasal dari Jurusan Mesin Politeknik Pelayaran Malahayati. Mereka berada di atas kapal ketika insiden kebakaran itu terjadi.
Dilansir dari Bloomberg Technoz, penanganan medis yang komprehensif terus dilakukan oleh pihak RSUD dr. Zainoel Abidin untuk memastikan pemulihan maksimal bagi para korban. ASDP berkomitmen penuh dalam mendukung proses perawatan tersebut.