BISNIS.HOTNEWS.ID - Peristiwa serangan signifikan dilaporkan terjadi di wilayah Rusia pada malam hari, menyasar fasilitas industri militer strategis di Volgograd. Pihak Ukraina mengklaim bertanggung jawab atas serangan yang berhasil mengenai sasaran penting di dalam wilayah Federasi Rusia tersebut.

Identifikasi sasaran serangan adalah pabrik militer bernama Titan-Barrikady yang berlokasi di Volgograd. Fasilitas ini dikenal sebagai kompleks industri besar yang memiliki peran vital dalam rantai pasok pertahanan Rusia.

Serangan ini dikonfirmasi terjadi pada malam hari waktu setempat, meskipun waktu pasti serangan tidak dirinci lebih lanjut dalam pernyataan resmi yang dikeluarkan. Dampak langsung dari serangan tersebut dilaporkan berupa kebakaran yang melanda area pabrik setelah rudal menghantam lokasi.

Presiden Volodymyr Zelenskyy menjadi sumber utama yang mengumumkan keberhasilan operasi militer ini kepada publik melalui platform komunikasi digitalnya. Beliau membenarkan penggunaan jenis persenjataan spesifik dalam agresi tersebut.

"Malam ini, rudal FP-5 Flamingo berhasil menghantam pabrik Titan-Barrikady di Volgograd," ujar Presiden Volodymyr Zelenskyy dalam pernyataan yang disampaikan melalui kanal Telegram pribadinya.

Lebih lanjut, Presiden Zelenskyy menjelaskan fungsi strategis dari pabrik yang menjadi target utama serangan tersebut. Pabrik Titan-Barrikady merupakan pusat produksi untuk berbagai sistem artileri dan peralatan militer khusus yang sangat dibutuhkan Rusia.

"Ini adalah kompleks industri besar tempat musuh memproduksi sistem artileri dan peralatan militer khusus, termasuk elemen peluncur rudal," tambah Presiden Zelenskyy.

Dalam konteks yang lebih luas mengenai tujuan operasi militer ini, Presiden Zelenskyy menekankan bahwa tekanan berkelanjutan adalah kunci menuju penyelesaian konflik. Tekanan militer dianggap sebagai fondasi untuk mencapai kesepakatan damai yang adil di masa depan.

"Tekanan kitalah yang setiap hari meletakkan dasar bagi perdamaian yang adil untuk akhirnya tercapai," kata beliau.