BISNIS.HOTNEWS.ID - Perusahaan antariksa milik Elon Musk, SpaceX, telah resmi mencatatkan sejarah sebagai perusahaan yang berhasil menghimpun dana terbesar melalui penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO) di dunia.

Emiten dengan kode saham SPCX ini mulai diperdagangkan di bursa saham Nasdaq pada hari yang telah ditentukan. Pada pembukaan perdagangan, saham SpaceX dibuka pada harga fantastis yaitu US$150 per lembar saham.

Setelah dibuka, terjadi lonjakan signifikan di mana harga saham sempat melonjak hingga mencapai persentase 30% dari harga awal. Kenaikan tersebut membawa harga saham mencapai level US$176,52 dalam waktu singkat.

Meskipun sempat mengalami lonjakan tinggi, kenaikan harga saham tersebut kemudian sedikit berkurang. Pada penutupan perdagangan hari itu, saham SpaceX ditutup pada posisi US$160,95, yang merepresentasikan kenaikan sebesar 19%.

Debut SpaceX di pasar saham ini berhasil memecahkan rekor dengan total dana yang berhasil dihimpun mencapai US$75 miliar. Angka ini secara otomatis menjadikannya IPO terbesar yang pernah tercatat dalam sejarah pasar modal global.

"Perusahaan antariksa milik Elon Musk, SpaceX, resmi menjadi perusahaan yang berhasil menghimpun dana pada penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO) terbesar di dunia," Dikutip dari Bloomberg Technoz.

Setelah mencatatkan lonjakan harga pada hari Jumat tersebut, kapitalisasi pasar SpaceX melampaui angka US$2 triliun. Hal ini menempatkan SpaceX sebagai salah satu perusahaan publik dengan valuasi paling tinggi di dunia saat ini.

Kesuksesan penawaran saham ini juga memberikan dampak langsung pada kekayaan bersih Elon Musk. Penawaran tersebut dikabarkan telah mendorong total kekayaan bersih Musk melampaui ambang batas US$1 triliun.

Perlu dicatat bahwa saham SpaceX mulai diperdagangkan pada harga pembukaan US$150 per saham. Harga ini ternyata lebih tinggi dari kisaran harga yang sebelumnya diperkirakan yaitu US$141 per saham.