BISNIS.HOTNEWS.ID - Perkembangan transformasi mobilitas udara di Indonesia terus menunjukkan progres yang signifikan. Sektor ini dipandang sebagai kunci untuk membuka potensi baru dalam konektivitas dan efisiensi transportasi di masa depan.
Dalam upaya mempercepat adopsi teknologi ini, Whitesky Group telah mengambil langkah strategis. Perusahaan ini menjajaki rencana pembelian armada pesawat listrik lepas landas dan mendarat vertikal (eVTOL) yang canggih.
Whitesky Group secara resmi menandatangani Letter of Intent (LOI) untuk rencana pembelian 60 unit eVTOL dari Shanghai Volant Aerotech Co., Ltd. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam pengembangan mobilitas udara generasi baru.
Penandatanganan bersejarah ini berlangsung di Shanghai, China, pada tanggal 22 Juli 2026. Momen tersebut terjadi dalam rangkaian forum internasional yang membahas ekonomi jalur udara rendah atau low-altitude economy.
Langkah ini menjadi pijakan strategis bagi Whitesky Group untuk memperluas pengalaman operasionalnya. Perusahaan ini bertekad bertransformasi dari layanan helikopter konvensional menuju pengembangan teknologi Advanced Air Mobility (AAM) yang lebih mutakhir.
CEO Whitesky Group, Denon Prawiraatmadja, menekankan pentingnya pembangunan jalur implementasi yang matang. "Dibutuhkan pembangunan jalur implementasi agar teknologi ini bisa beroperasi secara aman, sesuai regulasi dan layak secara komersial," ujarnya.
Denon Prawiraatmadja juga menegaskan keseriusan perusahaannya dalam mewujudkan teknologi eVTOL. "LOI ini menunjukkan keseriusan perusahaan membawa teknologi eVTOL menuju implementasi nyata di Indonesia," kata beliau.
Dikutip dari berbagai sumber, kesepakatan ini diharapkan dapat menjadi katalisator bagi perkembangan ekosistem mobilitas udara di Indonesia, membuka peluang baru dalam industri transportasi.