BISNIS.HOTNEWS.ID - Kabar penting datang dari kubu Tim Nasional Indonesia setelah pelatih kepala, John Herdman, melakukan kunjungan resmi pada hari Jumat, 19 Juni 2026. Pertemuan ini menjadi sorotan utama karena melibatkan tiga tokoh kunci dalam pengembangan sepak bola nasional saat ini.

Pertemuan tersebut berlangsung di kediaman pribadi Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, yang berlokasi di Hambalang. Kehadiran Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir, mendampingi pelatih asal Kanada tersebut dalam audiensi dengan Kepala Negara.

John Herdman mengungkapkan rasa antusiasmenya yang tinggi setelah mendapatkan kesempatan bertemu langsung dengan Presiden Prabowo. Kunjungan ini tampaknya menjadi momen penting untuk menyelaraskan visi dan misi kepelatihan dengan dukungan tertinggi dari pemerintah.

Fokus utama dari pertemuan tersebut adalah target jangka panjang yang ambisius bagi Timnas Indonesia di kancah internasional. Herdman secara terbuka menyampaikan tekadnya untuk membawa tim nasional meraih pencapaian bersejarah di masa mendatang.

"Kami berharap dapat membawa tim ini ke World Cup pada 2030. Kami akan membutuhkan dukungan dari semua orang. Saya pikir kepemimpinannya [Prabowo] untuk Indonesia penting bagi pemain untuk mengetahui memiliki pemimpin di belakang kita," ujar Herdman kepada awak media seusai pertemuan, Jumat (19/06/2026).

Sementara itu, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, memberikan pandangan mengenai harapan awal pemerintah terkait pencapaian timnas. Ia mengakui bahwa target sebelumnya belum tercapai sesuai harapan bersama.

Dilansir dari Bloomberg Technoz, Mensesneg Prasetyo Hadi menyampaikan refleksi mengenai upaya yang telah dilakukan oleh timnas selama ini. Pemerintah memang memiliki asa besar untuk melihat Indonesia tampil di panggung Piala Dunia yang lebih dekat.

"Oleh karena itulah ya untuk sementara kita baru hanya bisa ikut menikmati dan menyemarakkan pesta empat tahunan yang sekarang sudah berlangsung," ujar Prasetyo Hadi, merujuk pada turnamen yang sedang bergulir saat ini.

Pertemuan di Hambalang ini diharapkan menjadi titik tolak baru, di mana kepemimpinan Presiden Prabowo dapat memberikan suntikan moral dan dukungan struktural yang dibutuhkan oleh skuat Garuda menuju target Piala Dunia 2030.