BISNIS.HOTNEWS.ID - Amerika Serikat telah mengumumkan tindakan sanksi besar-besaran yang menargetkan lebih dari 50 individu dan entitas bisnis. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap dugaan keterlibatan mereka dalam jaringan Kartel Jalisco, sebuah organisasi yang dituding aktif dalam penyelundupan fentanyl dan berbagai jenis narkoba ilegal lainnya dari Meksiko ke Amerika Serikat.
Departemen Keuangan AS menggambarkan aksi ini sebagai operasi tunggal terbesar yang pernah dilancarkan terhadap organisasi kriminal tersebut. Pernyataan resmi yang dikeluarkan pada hari Kamis menegaskan keseriusan AS dalam memberantas peredaran narkoba lintas negara.
Salah satu target utama sanksi ini adalah Juan Carlos Gonzalez, yang kini diidentifikasi oleh otoritas AS sebagai pemimpin baru Kartel Generasi Baru Jalisco. Penunjukan ini terjadi setelah kematian ayah tirinya, Nemesio Rubén Oseguera Cervantes, yang merupakan figur sentral dalam kartel tersebut.
Nemesio Rubén Oseguera Cervantes, yang lebih dikenal dengan julukan "El Mencho," adalah salah satu gembong narkoba paling dicari di Meksiko. Keberadaannya menjadi buronan utama sebelum akhirnya tewas dalam sebuah operasi penggerebekan yang dilakukan oleh aparat keamanan Meksiko pada bulan Februari lalu.
Juan Carlos Gonzalez, yang dikenal dengan sebutan "Pelon," sendiri telah didakwa atas tuduhan perdagangan narkoba. Departemen Luar Negeri AS bahkan telah menawarkan hadiah bernilai jutaan dolar untuk informasi yang dapat mengarah pada penangkapannya.
"Kami menjatuhkan sanksi terhadap lebih dari 50 orang dan bisnis yang terkait dengan Kartel Jalisco, yang dituduh menyelundupkan fentanyl dan narkoba ilegal lainnya ke negara itu dari Meksiko," demikian pernyataan resmi yang dirilis oleh Departemen Keuangan AS.
Jelajahi Jakarta dengan Gaya Baru: Transjakarta Luncurkan Bus Wisata Open Top dan Open Dining
"Departemen tersebut menggambarkan langkah ini sebagai tindakan tunggal terbesar yang pernah dilakukan terhadap organisasi kriminal tersebut," imbuh pernyataan tersebut, menekankan skala operasi yang dilakukan.
"Targetnya termasuk Juan Carlos Gonzalez, yang diidentifikasi AS sebagai pemimpin baru Kartel Generasi Baru Jalisco setelah kematian ayah tirinya, Nemesio Rubén Oseguera Cervantes, awal tahun ini," lanjut pernyataan itu, menjelaskan identitas individu yang menjadi fokus utama.
"Oseguera, yang dikenal sebagai 'El Mencho,' adalah salah satu gembong narkoba paling dicari di Meksiko ketika ia tewas dalam penggerebekan yang dilakukan oleh otoritas Meksiko pada bulan Februari," demikian kutipan yang menjelaskan nasib pemimpin sebelumnya.