BISNIS.HOTNEWS.ID - PT Provident Investasi Bersama Tbk (PALM), yang merupakan emiten hasil kongsi dari Grup Saratoga dan juga melibatkan Garibaldi 'Boy' Thohir, telah mengambil keputusan terkait pembagian dividen untuk tahun buku 2025. Keputusan ini disampaikan kepada publik melalui mekanisme keterbukaan informasi.
Keputusan pembagian dividen ini secara resmi disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang diselenggarakan pada tanggal 17 Juni 2026. Keputusan tersebut merupakan tindak lanjut dari kinerja perusahaan sepanjang tahun fiskal sebelumnya.
Berdasarkan informasi yang dipublikasikan pada Minggu, 21 Juni 2026, PALM menetapkan bahwa dividen yang akan dibagikan adalah sebesar Rp3,20 per lembar saham. Angka ini menjadi sorotan karena besaran yield dividen yang dihasilkan dinilai cukup kecil oleh sebagian investor.
Jika mengacu pada harga penutupan saham PALM pada hari Jumat, 19 Juni 2026, yang berada di level Rp316 per saham, maka perhitungan yield dividen yang didapat investor hanya menyentuh angka sekitar 1%. Nilai ini menjadi pertimbangan utama bagi pemegang saham dalam mengevaluasi keuntungan investasi.
Secara keseluruhan, total nilai dividen tunai yang dialokasikan oleh PALM untuk dibagikan kepada pemegang saham mencapai Rp50,34 miliar. Jumlah ini merefleksikan kebijakan pembagian keuntungan perusahaan kepada investornya.
Angka total dividen tersebut setara dengan sekitar 27% dari total laba bersih yang berhasil dibukukan oleh PT Provident Investasi Bersama Tbk sepanjang tahun buku 2025. Laba bersih perusahaan tercatat mencapai Rp1,85 triliun.
"PALM memutuskan membagikan dividen Rp3,20/saham," disampaikan dalam keterbukaan informasi, merujuk pada keputusan RUPS tanggal 17 Juni kemarin.
Dilansir dari Bloomberg Technoz, Jakarta, besaran yield dividen PALM yang hanya mencapai sekitar 1% menjadi perhatian signifikan bagi pasar modal Indonesia. Hal ini mengacu pada harga saham perusahaan saat pengumuman.
"Dengan harga saham PALM per Jumat (19/6/2026) yang berada di level Rp316/saham, maka yield dividen PALM hanya sekitar 1%," demikian keterangan yang tercantum dalam dokumen resmi perusahaan.