BISNIS.HOTNEWS.ID - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat tren penjualan kendaraan roda empat di paruh pertama tahun 2026. Data yang dirilis pada Selasa, 14 Juli 2026, menunjukkan bahwa Toyota masih mempertahankan posisinya sebagai merek dengan penjualan grosir (dari pabrikan ke diler) tertinggi secara kumulatif.
Pabrikan asal Jepang ini berhasil membukukan penjualan sebanyak 133.928 unit selama periode Januari hingga Juni 2026. Dengan angka tersebut, Toyota menguasai pangsa pasar sebesar 30,7%, menegaskan dominasinya di pasar otomotif nasional.
Posisi kedua dalam daftar mobil terlaris masih ditempati oleh pabrikan Jepang lainnya, Daihatsu. Merek ini mencatatkan penjualan sebanyak 73.545 unit, mengamankan pangsa pasar sebesar 16,8% dalam enam bulan pertama 2026.
Mengikuti di peringkat ketiga adalah Suzuki, yang berhasil menjual 36.319 unit kendaraannya. Suzuki meraih pangsa pasar sebesar 8,3% dari total penjualan grosir yang tercatat.
Mitsubishi Motors juga menunjukkan performa yang stabil dengan menempati peringkat keempat. Pabrikan ini membukukan penjualan sebanyak 32.588 unit, menguasai pangsa pasar sebesar 7,5%.
Yang menjadi sorotan dalam data kali ini adalah lonjakan performa BYD, produsen kendaraan listrik asal Tiongkok. BYD berhasil merangsek masuk ke jajaran lima besar mobil terlaris dengan total penjualan kumulatif mencapai 23.257 unit.
"BYD kini berhasil menembus lima besar penjualan terlaris pada Juni 2026 dengan membukukan penjualan secara kumulatif yakni 23.257 unit," demikian tercatat dalam data Gaikindo.
Pencapaian BYD ini secara signifikan menggeser posisi Honda, yang sebelumnya berada di peringkat kelima. Honda tercatat menjual sebanyak 20.673 unit dalam periode yang sama.
Dikutip dari Bloomberg Technoz, data ini menggambarkan peta persaingan pasar mobil di Indonesia yang semakin dinamis, terutama dengan masuknya pemain baru asal Tiongkok yang menawarkan teknologi kendaraan listrik.