BISNIS.HOTNEWS.ID - Kejaksaan Agung telah menetapkan jadwal pemeriksaan terhadap mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) periode 2025-2026, Komisaris Jenderal (Purnawirawan) Sony Sanjaya. Pemeriksaan ini direncanakan akan dilaksanakan pada hari Kamis pekan mendatang.

Kuasa hukum Sony Sanjaya, Krisna Mukti, mengonfirmasi jadwal pemeriksaan tersebut kepada awak media pada hari Selasa (16/06/2026). Informasi ini memberikan kejelasan mengenai langkah hukum selanjutnya yang akan dihadapi oleh kliennya tersebut.

Krisna Mukti menyampaikan bahwa pada hari Kamis mendatang, kliennya telah dijadwalkan untuk menjalani pemeriksaan oleh pihak jaksa penuntut umum. "Kamis ada jadwal pemeriksaan," ujar Sony kepada awak media, Selasa (16/06/2026).

Namun, mengenai detail teknis pelaksanaan pemeriksaan, Krisna Mukti menyatakan bahwa ia belum mendapatkan informasi pasti mengenai lokasi pemeriksaan. Lokasi ini bisa menjadi salah satu poin penting dalam proses penyidikan kasus yang melibatkan Sony Sanjaya.

Dia mengungkapkan ketidaktahuannya apakah pemeriksaan akan dilaksanakan di ruang penyidik yang berada di lingkungan Kejaksaan Agung. Opsi lain yang mungkin adalah pemeriksaan dilakukan di rumah tahanan tempat kliennya berada.

Meskipun jadwal telah ditetapkan, Krisna Mukti menambahkan bahwa pihak jaksa belum menguraikan agenda spesifik dari pemeriksaan yang akan dilakukan terhadap Sony Sanjaya. Hal ini menyisakan sedikit misteri mengenai fokus utama penyidik.

Akan tetapi, Sony Sanjaya sendiri membuka kemungkinan bahwa pemeriksaan tersebut akan berpusat pada permohonannya untuk mendapatkan status justice collaborator. Status ini diberikan kepada pelaku yang bersedia membantu membongkar kasus pidana yang melibatkan dirinya.

Sebelumnya, perkembangan ini mengemuka setelah adanya pernyataan dari pejabat Kejaksaan Agung. Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi, sempat menyebutkan bahwa pemeriksaan terhadap Sony akan dilakukan pada pekan ini.

Syarief Sulaeman Nahdi saat itu tidak memberikan tanggal pasti kapan pemeriksaan tersebut akan dilaksanakan, hanya menyebutkan kerangka waktu yang lebih umum. Dilansir dari Bloomberg Technoz, keterangan ini mengawali serangkaian persiapan menjelang pemeriksaan formal Sony Sanjaya.