BISNIS.HOTNEWS.ID - Merek teknologi ternama asal Jepang, Fujitsu, baru-baru ini memperkenalkan perangkat ponsel pintar terbarunya, yaitu Arrows Alpha 2, yang dirancang dengan fokus utama pada daya tahan ekstrem. Peluncuran ini menandai upaya Fujitsu untuk menawarkan perangkat yang sangat reliabel di tengah pasar yang didominasi oleh desain yang seragam.

Perangkat Arrows Alpha 2 diklaim telah berhasil melewati serangkaian pengujian ketat yang mengacu pada standar militer Amerika Serikat (MIL-STD). Klaim ketangguhan ini menjadikan ponsel ini menonjol sebagai salah satu yang paling kuat di segmennya saat ini.

Ketahanan fisik yang ditawarkan mencakup kemampuan perangkat untuk bertahan dari berbagai kondisi lingkungan yang keras. Ini termasuk mampu menghadapi benturan fisik, getaran intens, perubahan suhu ekstrem, serta paparan kelembaban tinggi dan lingkungan berdebu.

Selain pengujian standar militer, ponsel ini juga mempertahankan sertifikasi tahan air dan debu yang telah menjadi ciri khas seri Arrows selama beberapa tahun terakhir. Fujitsu secara historis menargetkan ponselnya bagi para profesional dan pekerja lapangan yang menuntut keandalan tinggi.

Dari sisi spesifikasi, Arrows Alpha 2 dilengkapi dengan layar OLED berukuran sekitar 6,4 inci, yang menjanjikan pengalaman visual yang mulus berkat dukungan refresh rate tinggi. Hal ini mendukung performa yang baik selain aspek ketahanannya.

Untuk performa internal, ponsel ini mengandalkan chipset kelas menengah atas terbaru yang dipadukan dengan alokasi RAM yang besar serta kapasitas penyimpanan internal yang luas. Aspek ini memastikan pengguna mendapatkan kinerja yang responsif.

Dalam hal fotografi, Fujitsu menyematkan modul kamera utama dengan resolusi 50 megapiksel (MP) yang memanfaatkan sensor dari Sony, dilengkapi pula dengan lensa kamera ultrawide. Sementara itu, kamera depan didesain resolusinya tinggi untuk kebutuhan swafoto dan konferensi video.

Daya tahan operasional perangkat ini didukung oleh baterai berkapasitas 5.000 mAh, yang dilengkapi dengan teknologi pengisian cepat 90 watt. Teknologi ini memungkinkan pengisian daya baterai hingga penuh dalam waktu yang relatif singkat.

Dilansir dari Bloomberg Technoz, Jakarta, peluncuran ini terjadi pada hari Kamis, 25 Juni 2026, dengan mengutip informasi lebih lanjut dari Gizmochina. "Perangkat ini diklaim telah memenuhi 23 pengujian standar militer, menjadikannya salah satu ponsel paling tangguh di kelasnya," dikutip dari Gizmochina, Kamis (25/6/2026).