BISNIS.HOTNEWS.ID - Gempa bumi kembar yang melanda Venezuela pada 24 Juni lalu dilaporkan telah menelan korban jiwa yang signifikan. Jumlah korban tewas resmi kini telah mencapai 4.333 jiwa.
Pembaruan data terbaru ini diumumkan oleh Presiden Majelis Nasional, Jorge Rodríguez, pada hari Sabtu (12/7). Angka tersebut menunjukkan peningkatan dari laporan sebelumnya.
Selain korban jiwa, gempa ini juga menyebabkan ribuan orang mengalami luka-luka. Tercatat ada 16.740 orang yang menderita cedera akibat bencana alam tersebut.
"Jumlah korban yang mengalami luka-luka tercatat mencapai 16.740 orang," ujar Jorge Rodríguez.
Di sisi lain, upaya penyelamatan berhasil membuahkan hasil dengan evakuasi lebih dari 6.400 orang dalam kondisi selamat dari reruntuhan bangunan.
"Lebih dari 6.400 orang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat dari reruntuhan bangunan," tambah Jorge Rodríguez.
Pembaruan data ini dirilis 17 hari setelah dua guncangan hebat melanda wilayah utara-tengah Venezuela. Gempa tersebut terjadi dalam waktu yang hampir bersamaan.
Dua gempa tersebut menyebabkan kerusakan parah, meratakan gedung-gedung, serta melumpuhkan jaringan listrik dan saluran air bersih di berbagai wilayah. Pihak berwenang masih terus bekerja mengidentifikasi para korban.
"Pihak berwenang pun masih terus mengidentifikasi para korban meski bencana telah berlalu lebih dari dua pekan," jelas Jorge Rodríguez.