BISNIS.HOTNEWS.ID - Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop UKM), melalui Deputi Bidang Kelembagaan dan Digitalisasi Koperasi, bekerja sama dengan Pusat Studi Ekonomi Kerakyatan (PEBS) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, telah sukses menggelar ajang kompetisi bergengsi. Acara ini bertujuan untuk mendorong inovasi digital di sektor perkoperasian Indonesia.

Ajang yang dinamai Hackathon Digital Cooperatives 2026 ini telah mengumumkan tiga tim terbaik yang dinilai mampu menghadirkan solusi teknologi. Kompetisi berskala nasional ini menjadi platform bagi berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa, startup, profesional, hingga talenta digital untuk berkreasi.

Tema yang diusung dalam kompetisi ini adalah "Membangun Masa Depan Koperasi melalui Inovasi Digital". Tema ini secara efektif menarik minat ratusan peserta dari berbagai penjuru Indonesia, menunjukkan tingginya antusiasme generasi muda terhadap kemajuan koperasi.

"Antusiasme tersebut menunjukkan semakin besarnya perhatian generasi muda terhadap pengembangan koperasi melalui pemanfaatan teknologi digital yang inovatif dan berkelanjutan," demikian pernyataan yang menggarisbawahi partisipasi aktif para peserta.

Seluruh peserta telah melalui serangkaian tahapan seleksi yang ketat. Proses ini meliputi penjurian ide-ide awal, sesi pendampingan intensif dengan para mentor ahli, hingga babak penjurian akhir yang melibatkan pakar dari berbagai sektor industri.

Setiap tim dituntut untuk tidak hanya menghadirkan ide yang inovatif, tetapi juga solusi yang memiliki potensi besar untuk diimplementasikan secara nyata dalam operasional perkoperasian. Hal ini menjadi kunci keberhasilan dalam kompetisi ini, yang berfokus pada aplikasi praktis.

Dari ratusan ide yang diajukan, terpilihlah tiga tim terbaik yang dinilai memiliki gagasan paling siap untuk diwujudkan. Solusi yang mereka kembangkan dianggap mampu menjawab berbagai tantangan fundamental yang selama ini dihadapi oleh koperasi.

Tantangan tersebut mencakup isu-isu krusial seperti digitalisasi operasional, perbaikan tata kelola organisasi, peningkatan kualitas layanan kepada anggota, hingga upaya penguatan ekonomi kerakyatan di tingkat lokal.

Juara pertama dalam Hackathon Digital Cooperatives 2026 diraih oleh Tim Daulat dengan inovasi unggulannya, Pramana AI. Solusi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan bagi kemajuan koperasi.