BISNIS.HOTNEWS.ID - Perdagangan di Bursa Efek Indonesia pada Kamis, 25 Juni 2026, menampilkan dinamika pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang cukup menarik perhatian pasar. Indeks yang sempat tertekan di awal sesi perdagangan berhasil membalikkan keadaan menjelang penutupan.

IHSG berhasil menutup sesi pagi dengan penguatan tipis, yaitu sebesar 0,35%, menunjukkan adanya pemulihan signifikan setelah tekanan jual di pembukaan pasar. Pergerakan ini mengindikasikan resiliensi yang ditunjukkan oleh investor domestik dan sentimen global yang positif.

Saat jam perdagangan dibuka resmi pada pukul 09.00 WIB, IHSG tercatat memulai hari di zona negatif dengan berada pada level 5.873,07. Kondisi ini menjadi titik awal yang menunjukkan adanya potensi pelemahan pada sesi awal perdagangan hari itu.

Dalam rentang waktu dua menit pertama setelah dibuka, indeks bahkan sempat terkoreksi lebih dalam dan menyentuh level terendah harian sementara. Level terendah tersebut tercatat pada angka 5.865,68, yang berarti melemah sekitar 18,20 poin atau setara dengan 0,31% dari posisi penutupan hari sebelumnya.

Faktor utama yang diyakini mendorong pembalikan arah IHSG pada sesi tersebut adalah adanya sentimen positif yang datang dari pasar global, khususnya terkait dengan perkembangan indeks MSCI. Sentimen ini berhasil meredam tekanan jual yang terjadi pada pembukaan sesi.

"Perdagangan Bursa Efek Indonesia pada Kamis, 25 Juni 2026, ditandai dengan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang cukup dinamis," demikian dikutip dari TREN.BISNISMARKET.COM.

Disebutkan pula bahwa indeks sempat berada dalam zona negatif pada awal sesi, namun berhasil membalikkan keadaan dan ditutup menguat tipis 0,35% pada penutupan pagi. Hal ini menunjukkan kemampuan pasar untuk menyerap tekanan jual awal.

Koreksi tajam yang terjadi di menit-menit awal perdagangan, di mana indeks sempat menyentuh 5.865,68, menunjukkan bahwa pelaku pasar sempat merespons negatif sebelum akhirnya mengambil keputusan beli kembali. Kondisi ini menjadi gambaran volatilitas intraday yang tinggi.

Investor disarankan untuk mencermati perkembangan sentimen global lebih lanjut, karena sentimen MSCI terbukti memiliki peran signifikan dalam menentukan arah pergerakan IHSG hari itu. Kenaikan tipis 0,35% ini menjadi angin segar bagi optimisme jangka menengah.