BISNIS.HOTNEWS.ID - Sektor ekonomi kreatif (Ekraf) di Indonesia menunjukkan tren pertumbuhan yang sangat positif memasuki tahun 2026. Kinerja awal tahun ini terbukti kuat, memberikan sinyal optimisme bagi pertumbuhan sektor non-migas nasional.

Realisasi investasi di sektor Ekraf tercatat mencapai angka fantastis sebesar Rp 61,3 triliun selama periode triwulan pertama tahun 2026. Angka ini merupakan pencapaian signifikan yang melampaui ekspektasi awal tahun.

Secara persentase, capaian investasi triwulan I ini sudah menyentuh angka 47% dari total target investasi yang ditetapkan pemerintah sepanjang tahun 2026. Hal ini mengindikasikan akselerasi investasi yang sangat cepat di tiga bulan pertama.

Menteri Ekonomi Kreatif sekaligus Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menjadi narasumber utama yang memaparkan data kinerja menggembirakan ini. Pengumuman disampaikan dalam sebuah konferensi pers resmi.

Konferensi pers tersebut diselenggarakan di kantor Kementerian Ekonomi Kreatif, yang berlokasi di Jakarta Pusat, pada hari Rabu, 8 Juli 2026. Momen ini menjadi penegasan atas keberhasilan strategi pengembangan Ekraf yang telah dijalankan.

"Kami untuk tahun 2026 ini ditargetkan Rp 146 triliun batas atasnya, tetapi capaian triwulan I sudah mencapai Rp 61,3 triliun atau 47% dari target yang diberikan," ucap Teuku Riefky dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta Pusat, Rabu (8/7/2026).

Performa triwulan pertama tahun 2026 ini menunjukkan peningkatan substansial jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Peningkatan ini menjadi indikator pemulihan dan penguatan kepercayaan investor.

Sebagai perbandingan, realisasi investasi pada triwulan I tahun 2025 tercatat sebesar Rp 43,3 triliun. Dengan demikian, terjadi lonjakan nominal yang cukup signifikan dalam kurun waktu satu tahun terakhir.

Dikutip dari konferensi pers tersebut, kenaikan investasi ini menunjukkan bahwa berbagai kebijakan afirmatif yang diterapkan pemerintah mulai membuahkan hasil konkret dalam menarik modal ke subsektor ekonomi kreatif.