BISNIS.HOTNEWS.ID - Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko Perekonomian) mengungkapkan adanya inisiatif perluasan wilayah dari beberapa Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang berfokus pada sektor industri manufaktur di Indonesia.
Salah satu KEK yang secara aktif mengajukan rencana ekspansi area operasionalnya adalah Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik. Langkah ini diambil sebagai respons langsung terhadap peningkatan minat investor.
Sekretaris Dewan Nasional KEK, Susiwijono Moegiarso, yang juga menjabat sebagai Sesmenko Perekonomian, menyatakan kesiapan pemerintah untuk mengawal proses perluasan KEK Gresik ini. Pengawalan ini penting untuk menjamin kelancaran rencana pengembangan kawasan tersebut.
Perluasan KEK Gresik direncanakan untuk mengakomodasi tingginya permintaan investasi yang masuk ke kawasan tersebut saat ini. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah mendorong pertumbuhan ekonomi.
Selain itu, ekspansi ini diharapkan dapat mendukung pengembangan ekosistem industri dan pelabuhan yang terintegrasi secara menyeluruh di wilayah Gresik. Integrasi ini menjadi kunci efisiensi operasional.
Susiwijono Moegiarso menekankan pentingnya percepatan dalam proses perizinan dan persetujuan perluasan KEK Gresik tersebut. Akselerasi ini diperlukan agar rencana dapat segera terealisasi.
"Diharapkan proses perizinan dan persetujuan perluasan KEK Gresik dapat berjalan optimal sehingga mampu mendukung peningkatan investasi, penciptaan lapangan kerja, serta pertumbuhan ekonomi nasional dan daerah (PDB dan PDRB)," kata Susiwijono dalam keterangan tertulis, Minggu (14/6/2026).
Pencapaian perluasan KEK Gresik yang optimal diharapkan tidak hanya meningkatkan investasi, tetapi juga signifikan dalam menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat sekitar. Ini juga akan berdampak positif pada PDB dan PDRB.
Dikutip dari sumber resmi, rencana ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam memfasilitasi investasi strategis di sektor manufaktur melalui pengembangan infrastruktur kawasan ekonomi khusus.