BISNIS.HOTNEWS.ID - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) secara resmi memberikan klarifikasi terkait rumor yang menyebutkan adanya pemindahan fasilitas produksi dua perusahaan komponen otomotif dari Indonesia menuju Vietnam. Pihak Kemenperin menegaskan bahwa aktivitas operasional kedua perusahaan tersebut masih berjalan sesuai rencana.

Klarifikasi ini muncul sebagai respons langsung terhadap isu sensitif yang sempat beredar di kalangan industri dan investor mengenai potensi relokasi pabrik. Penegasan ini bertujuan untuk memberikan kepastian mengenai stabilitas sektor industri otomotif di dalam negeri.

Perlu digarisbawahi bahwa berdasarkan penelusuran yang dilakukan, tidak ditemukan adanya agenda relokasi pabrik dari kedua perusahaan komponen otomotif yang menjadi subjek isu tersebut. Selain itu, tidak ada pula rencana untuk melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap para pekerja di fasilitas produksi mereka di Indonesia.

Juru Bicara Kemenperin, Febri Hendri Antoni Arief, menjadi juru bicara resmi yang menyampaikan temuan lapangan dari penelusuran Kemenperin. Hal ini dilakukan setelah adanya instruksi langsung dari pimpinan tertinggi di kementerian tersebut.

Disclaimer: Artikel ini ditulis ulang secara otomatis oleh AI berdasarkan sumber Referensi: Finance.detik. Kami menggunakan teknologi AI untuk menyajikan informasi ini kembali.