BISNIS.HOTNEWS.ID - Perdagangan emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada hari Kamis, 23 Juli, ditutup dengan tren penguatan yang cukup menggembirakan. Harga emas Antam jenis 24 karat berhasil melesat naik sebesar Rp 5.000.
Kenaikan ini membawa harga emas Antam 24 karat ke angka Rp 2.640.000 per gram. Angka ini mencerminkan dinamika pasar logam mulia yang terus bergerak dinamis.
Berdasarkan data resmi yang dirilis oleh situs Logam Mulia Antam, harga emas hari ini juga menunjukkan variasi berdasarkan ukurannya. Satuan terkecil, yaitu emas dengan berat 0,5 gram, dibanderol seharga Rp 1.370.000.
Sementara itu, untuk ukuran yang lebih besar, emas seberat 10 gram diperdagangkan dengan harga Rp 25.895.000. Puncak harga untuk ukuran paling besar, yakni 1.000 gram atau satu kilogram, mencapai Rp 2.580.600.000.
Jika kita melihat pergerakan harga emas Antam dalam sepekan terakhir, tren kenaikannya cukup konsisten. Harga emas berada dalam rentang Rp 2.633.000 hingga Rp 2.640.000 per gram.
Namun, jika dibandingkan dengan rentang waktu satu bulan ke belakang, harga emas Antam justru mengalami sedikit penurunan. Rentang harga dalam sebulan terakhir berkisar antara Rp 2.673.000 hingga Rp 2.640.000 per gram.
Selain harga jual, harga buyback atau pembelian kembali emas oleh Antam juga mengalami peningkatan. Harga buyback melonjak Rp 9.000, mencapai level Rp 2.395.000 per gram.
"Harga buyback adalah harga yang ditetapkan Antam ketika nasabah ingin menjual kembali emas yang dimilikinya kepada perusahaan," demikian penjelasan mengenai arti harga buyback.
Perlu diperhatikan bahwa sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 81 Tahun 2024, setiap transaksi buyback emas yang nilainya melebihi Rp 10.000.000 akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22. Besaran pajak yang dikenakan adalah sebesar 1,5%.