BISNIS.HOTNEWS.ID - PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk, yang dikenal dengan kode saham ACES, baru-baru ini mengumumkan kabar gembira bagi para investornya. Keputusan penting ini diambil setelah perusahaan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang sukses dilaksanakan.

Hasil dari RUPST tersebut adalah persetujuan resmi untuk membagikan dividen tunai dalam jumlah yang sangat signifikan kepada seluruh pemegang saham yang terdaftar. Total dana yang dialokasikan untuk pembagian keuntungan tahunan ini mencapai angka fantastis.

Secara spesifik, total nilai dividen tunai yang akan dibagikan oleh ACES kepada para pemegang sahamnya adalah sebesar Rp548,02 miliar. Angka ini menunjukkan kinerja keuangan perusahaan yang solid sepanjang tahun buku sebelumnya.

Pembagian dividen tunai ini diterjemahkan menjadi nominal yang cukup menarik bagi setiap investor. Nominal yang disepakati adalah setara dengan Rp32,01 per lembar saham yang dimiliki oleh masing-masing investor.

Jika dilihat dari perspektif imbal hasil atau yield, tawaran dari ACES ini tergolong sangat menggiurkan. Angka ini didasarkan pada harga penutupan saham perusahaan pada perdagangan hari kesepuluh bulan keenam tahun 2026.

Mengacu pada harga penutupan saham ACES pada tanggal 9 Juni 2026, yaitu sebesar Rp330 per lembar, maka yield dividen yang ditawarkan mencapai angka impresif yakni 9,7%. Hal ini menjadi daya tarik utama bagi investor yang mencari pendapatan pasif dari investasi saham mereka.

Dilansir dari TREN.BISNISMARKET.COM, keputusan pembagian dividen jumbo ini menegaskan komitmen manajemen ACES untuk memberikan imbal hasil optimal bagi para pemegang sahamnya. Persetujuan RUPST menjadi landasan hukum pelaksanaan distribusi keuntungan tersebut.

"PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES) telah mendapatkan persetujuan dari Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) untuk membagikan dividen tunai dalam jumlah signifikan," demikian bunyi pernyataan resmi yang dikeluarkan perusahaan.

Lebih lanjut, perusahaan menggarisbawahi bahwa total dividen yang akan dibagikan mencapai Rp548,02 miliar kepada seluruh pemegang saham. Informasi ini menjadi sorotan utama di kalangan pasar modal Indonesia saat ini.