BISNIS.HOTNEWS.ID - Kementerian Perhubungan Republik Indonesia secara resmi mengambil langkah strategis untuk mengaktifkan kembali operasional Bandara Husein Sastranegara yang berlokasi di pusat Kota Bandung. Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan konektivitas udara di wilayah Jawa Barat.

Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Hubud) Kementerian Perhubungan kini tengah memfokuskan persiapan teknis dan operasional yang diperlukan untuk merealisasikan pengaktifan kembali bandara tersebut. Persiapan ini mencakup berbagai aspek vital agar bandara dapat berfungsi optimal sesuai standar penerbangan modern.

Selama dua hingga tiga minggu terakhir, proses persiapan telah dilakukan secara menyeluruh, meliputi sisi udara (airside) maupun sisi darat (landside) fasilitas bandara. Evaluasi mendalam ini dilakukan untuk memastikan semua infrastruktur memenuhi regulasi penerbangan saat ini.

Berdasarkan jadwal kerja atau timeline yang telah disusun oleh otoritas terkait, target tercapainya seluruh kesiapan operasional untuk melayani penerbangan pesawat jet ditetapkan pada tanggal 17 September 2026. Tanggal ini menjadi patokan utama bagi kembalinya fungsi bandara tersebut secara penuh.

Namun demikian, terdapat skenario percepatan yang disiapkan oleh Ditjen Hubud, sejalan dengan arahan spesifik dari Menteri Pertahanan. Skenario ini memastikan bahwa bandara tersebut diharapkan sudah siap untuk direaktivasi lebih cepat, yaitu pada tanggal 17 Agustus 2026.

"Ditjen Perhubungan Udara (Hubud) mulai mempersiapkan langkah teknis dan operasional untuk mengaktifkan kembali bandara yang berada di tengah kota Bandung tersebut," demikian disampaikan dalam keterangan resmi mengenai tahapan yang sedang berlangsung.

Untuk memfinalisasi jadwal pasti dan memastikan keselarasan semua pihak, Ditjen Hubud dijadwalkan akan mengadakan koordinasi lanjutan. Koordinasi ini akan melibatkan langsung Komandan Lanud Husein Sastranegara sebagai mitra utama dalam proses ini.

"Untuk memastikan kesiapan tersebut, Ditjen Hubud akan melakukan koordinasi lanjutan bersama Komandan Lanud Husein Sastranegara guna menyepakati waktu pelaksanaan reaktivasi," bunyi pernyataan lebih lanjut mengenai langkah konklusif yang harus diambil.

Dilansir dari sumber informasi mengenai rencana Kementerian Perhubungan, persiapan ini menunjukkan komitmen serius untuk mengembalikan fungsi strategis Bandara Husein Sastranegara dalam peta transportasi udara nasional.